Anak-anak Justru Butuh Kolesterol

Kompas.com - 13/05/2011, 09:58 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - "Saya khawatir dengan tingginya kolesterol pada kuning telur. Apakah anak di bawah usia 3 tahun boleh sering-sering makan telur?" (Ariani, via e-mail)

Menurut Geeta Seth, MSc, PhD, ahli diet dan nutrisi dari Brawijaya Women & Children Clinic and Hospital, pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan, kita tidak perlu mengkhawatirkan tingkat kolesterol. Pasalnya, sel-sel mereka justru butuh kolesterol atau lemak untuk bisa bertumbuh dengan baik. Konsumsi telur juga tidak menyebabkan obesitas. Obesitas pada anak terjadi jika asupan kalorinya lebih besar dari yang dikeluarkan.

Ia menyarankan Anda untuk menyediakan setidaknya 1/2 butir telur setiap hari untuk anak-anak kecil. Kita bisa memvariasikannya menjadi santapan yang disukai oleh mereka. Misalnya, telur dicampur susu, dikocok hingga halus dan merata, tempatkan dalam wadah kecil, lalu dipanggang. Telur juga bisa diolah menjadi teman makan nasi.

Jika suka, Anda bisa membeli telur organik atau telur Omega-3 yang lebih sehat dibanding telur biasa. Tetapi ini bukan keharusan. Yang penting, kebutuhan gizi anak harus lengkap dan seimbang.

 


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X