Kurangi Efek Garam dengan Olahraga

Kompas.com - 13/05/2011, 10:39 WIB
EditorAsep Candra

Kompas.com — Pola makan yang mengandung sodium atau garam yang terlalu tinggi bisa berujung pada hipertensi atau tekanan darah tinggi. Namun, sebenarnya, efek buruk sodium itu bisa dihambat dengan rutin melakukan olahraga.

Mereka yang rutin berolahraga pada umumnya lebih jarang mengalami sensitivitas pada pola makan tinggi garam. Risikonya 38 persen lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak berolahraga sama sekali.

Penelitian yang dilakukan tim dari Tulane School of Medicine, Louisiana, AS, mendefinisikan seseorang sebagai sensitif garam jika kadar tekanan darah sistoliknya naik 5 persen atau lebih setelah mengubah pola makannya dari 3.000 mg per hari menjadi tinggi garam (sekitar 18.000 mg sodium per hari).

American Heart Association (AHA) menganjurkan warga AS mengonsumsi sodium tidak lebih dari 1.500 mg per hari.

Data yang dipakai dalam penelitian ini berasal dari data kesehatan 1.906 orang China yang rata-rata berusia 38 tahun.

Selama 7 hari para responden diatur pola makannya dengan konsumsi garam 3.000 mg per hari, kemudian 7 hari berikutnya kadar sodiumnya ditingkatkan menjadi 18.000 mg. Para peneliti mengukur tensi darah mereka 9 kali selama periode studi ini untuk mengetahui tingkat sensitivitas mereka pada garam.

Orang-orang yang tidak pernah berolahraga mengalami kenaikan tekanan darah 5,27 ml Hg. Namun, orang yang rajin berolahraga tensinya naik sekitar 3,88 mm Hg.

Seseorang disebut menderita hipertensi jika tekanan darahnya lebih dari 120 mm Hg/80 mm Hg, menurut standar AHA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.