Inilah Manusia Pertama yang Sakit Jantung

Kompas.com - 18/05/2011, 07:10 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Seorang putri dari Mesir yang hidup sekitar 3.500 tahun lalu diperkirakan menjadi orang pertama yang diketahui menderita sakit jantung. Para dokter yakin jika putri itu hidup di zaman modern ini ia pasti mendapat tindakan operasi pintas jantung (heart bypass).

Dalam pemindaian terhadap mumi sang putri diketahui adanya sumbatan pada pembuluh darah yang menuju bagian jantung, otak, perut dan kakinya. Para ilmuwan yang menyebutkan kasus ini menunjukkan penyakit jantung sudah ada sebelum gaya hidup modern.

Ilmuwan jantung dari Amerika bekerja sama dengan tim dari Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir, menganalisa 52 mumi, termasuk mumi sang putri. Para mumi itu dipindai (scan) seluruh tubuh di National Museum of Antiguities, Kairo. Hasilnya ditemukan pengerasan arteri pada separuh mumi yang discan.

Putri Ahmose-Meryet-Amon, mumi yang sakit jantung tersebut, berasal dari keluarga Mesir yang tersohor. Ia hidup dalam kemewahan sekitar tahun 1580 SM dan mati di usia 40 tahun.

Dr.Gregory Thomas dari Universitas California mengatakan, pada masa Putri Ahmose hidup belum ada gas atau listrik, sehingga diasumsikan ia memiliki gaya hidup aktif.

"Pola makan mereka juga lebih sehat dari manusia modern. Di masa itu mereka makan lebih banyak buah dan sayuran serta ikan banyak ditemukan di sungai Nil. Selain itu pertanian diolah secara organik dan belum ada minyak trans fat dan rokok," katanya.

Akan tetapi, kata Thomas, tetap saja terjadi penyumbatan pembuluh darah. "Ini membuktikan ada link yang hilang pada faktor risiko penyakit jantung, sesuatu yang belum terungkap," katanya.

Ia menambahkan, mumi Mesir itu menunjukkan bahwa penyakit jantung bisa menjadi bagian dari hidup manusia. "Meski kita sudah melakukan segala hal untuk mencegah sakit jantung, tapi pada satu titik kita tidak perlu menyalahkan diri sendiri jika ternyata kita tetap butuh operasi jantung," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis

Penyakit
5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

Health
Polisitemia Vera

Polisitemia Vera

Penyakit
Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Health
Oligomenore

Oligomenore

Penyakit
Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Health
Tromboflebitis

Tromboflebitis

Penyakit
Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin

Penyakit
Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.