Gerakan Sayangi Jantungmu Diluncurkan

Kompas.com - 26/05/2011, 08:17 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit jantung, DDB Indonesia dan Maxus Indonesia memprakarsai kegiatan kampanye dan edukasi bertajuk "Gerakan Sayangi Jantungmu".

Gerakan ini secara resmi diluncurkan Rabu (25/5/2011) di Jakarta dengan dilatarbelakangi fakta bahwa penyakit jantung dan stroke merupakan penyakit pembunuh utama di dunia berdasarkan laporan World Health Statistic 2009 dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).  Laporan ini juga selaras dengan hasil Riset Kesehatan Dasar Indonesia (Riskesdas 2007) yang dikeluarkan pada 2008 lalu bahwa penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. 

Gerakan Sayangi Jantungmu mencakup beragam kegiatan komunikasi seperti kampanye kehumasan, aktivitas periklanan, brand-activation dan media digital.  Kampanye ini diharapkan akan membuka wawasan masyarakat akan pentingnya penerapan gaya hidup sehat dalam menjaga kesehatan jantung dan mencegah serangan jantung dan stroke.

Masyarakat juga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan mengunjungi situs www.sayangijantungmu.com, facebook "Sayangi Jantungmu" dan mengikuti akun twitter @sayangijantung.  Pada website www.sayangijantungmu.com, masyarakat dapat menemukan informasi mengenai kesehatan jantung dan memanfaatkan fasilitas tes kesehatan jantung secara online.

Prof DR. dr Budhi Setianto SpJP, spesialis jantung dari Rumah Sakit Harapan Kita menyatakan, masyarakat Indonesia harus semakin mewaspadai ancaman penyakit jantung dan stroke,  mengingat kecenderungan faktor pola makan dan gaya hidup modern saat ini  yang kurang sehat.

"Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, pola makan tidak sehat, tidak aktif bergerak dan mengonsumsi alkohol berlebihan membuay setiap orang memiliki risiko yang sama untuk terserang penyakit jantung dan stroke," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
4 Penyebab Kram pada Tangan

4 Penyebab Kram pada Tangan

Health
Divertikulum Meckel

Divertikulum Meckel

Penyakit
8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

Health
Trombosis Vena Dalam (DVT)

Trombosis Vena Dalam (DVT)

Penyakit
Myelofibrosis

Myelofibrosis

Penyakit
5 Makanan Pantangan Penderita Penyakit Liver

5 Makanan Pantangan Penderita Penyakit Liver

Health
Hiperpituarisme

Hiperpituarisme

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.