Jamur Berbahaya di Mesin Cuci Piring

Kompas.com - 23/06/2011, 15:40 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com — Para ilmuwan menemukan  jamur yang tumbuh di mesin pencuci piring dan berpotensi membahayakan. Jamur tersebut mampu bertahan di suhu panas dan melawan deterjen, garam bilasan, serta air jenis alkalin dan asam.

Jamur hitam yang disebut Exophiala dermatitidis dan spesies yang masih sekeluarga yakni E-phaeomuriformisis,  yang ditemukan dari contoh mesin pencuci piring yang berasal dari 189 rumah di 101 kota di enam benua.

Lokasi favorit jamur tersebut adalah karet pengaman pada pintu mesin cuci piring. Kedua spesies ini diketahui bisa menyebabkan penyakit sistemik pada manusia dan sering berkolonisasi pada paru pasien sistik fibrosis.

"Potensi membahayakan yang mereka miliki seharusnya tidak anggap remeh," kata Dr Polona Zalar dari Universitas Ljubljana dalam jurnal Fungal Biology.

Pada lingkungan alami, jamur ini jarang ditemukan. Penemuan jamur ini menandakan mereka berhasil menemukan lingkungan yang hangat dan lembab dari peralatan rumah tangga. Beberapa jenis jamur lain yang ditemukan di mesin pencuci piring adalah anggota jamur Aspergillus, Candida, Magnusiomyces, Fusarium, Penicillium, dan Rhodotorula.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X