Kualitas Sperma Menurun di Usia 35

Kompas.com - 13/08/2011, 09:32 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Usia memang memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma, tetapi ternyata penurunan tersebut bisa dimulai sejak pria berusia 30 tahun. Tentu saja hal tersebut akan memengaruhi kesuburan.

Dr.Qian-Xi Zhu dan timnya dari Shanghai Institute of Planned Parenthood Research menemukan fenomena tersebut dalam cairan mani pria China. Lebih dari 1.000 pria berusia 20-60 tahun mendonorkan sperma mereka untuk analisa jumlah cairan mani yang diproduksi, jumlah sperma, pergerakan, serta apakah sperma itu normal.

Dibandingkan dengan pria berusia 20-29 tahun, pria berusia 35 tahun memiliki kemampuan bergerak yang lebih rendah. Padahal pergerakan sperma adalah hal yang penting untuk proses pembuahan sel telur. Yang menarik penurunan kemampuan gerak sperma itu sudah dimulai sejak usia 30 tahun dan terus menurun setiap tahunnya.

"Motalitas atau kemampuan berenang sperma menurun seiring usia dan itu akan membuat mereka sulit untuk menghamili," kata Andrew Wyrobek, spesialis sperma dari Lawrence Berkeley National Laboratory yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Jumlah sperma hidup dalam cairan mani juga lebih sedikit pada pria yang lebih dewasa. Misalnya saja pada pria usia 20-29  tahun sekitar 73 persen sperma di contoh cairan mani adalah hidup, sementara hanya 65 persen sperma hidup dalam cairan mani pria usia 50-60 tahun.

Setelah usia 30 tahun, jumlah sperma yang memiliki fisik normal juga berkurang. Dibanding dengan pria usia 20 tahun, mereka yang berusia di atas 50 tahun hanya memiliki 16 persen sperma yang tampak normal.

Kualitas Sperma Menurun di Usia 35

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas.com - Usia memang memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma, tetapi ternyata penurunan tersebut bisa dimulai sejak pria berusia 30 tahun. Tentu saja hal tersebut akan memengaruhi kesuburan.

Dr.Qian-Xi Zhu dan timnya dari Shanghai Institute of Planned Parenthood Research menemukan fenomena tersebut dalam cairan mani pria China. Lebih dari 1.000 pria berusia 20-60 tahun mendonorkan sperma mereka untuk analisa jumlah cairan mani yang diproduksi, jumlah sperma, pergerakan, serta apakah sperma itu normal.

Dibandingkan dengan pria berusia 20-29 tahun, pria berusia 35 tahun memiliki kemampuan bergerak yang lebih rendah. Padahal pergerakan sperma adalah hal yang penting untuk proses pembuahan sel telur. Yang menarik penurunan kemampuan gerak sperma itu sudah dimulai sejak usia 30 tahun dan terus menurun setiap tahunnya.

"Motalitas atau kemampuan berenang sperma menurun seiring usia dan itu akan membuat mereka sulit untuk menghamili," kata Andrew Wyrobek, spesialis sperma dari Lawrence Berkeley National Laboratory yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Jumlah sperma hidup dalam cairan mani juga lebih sedikit pada pria yang lebih dewasa. Misalnya saja pada pria usia 20-29  tahun sekitar 73 persen sperma di contoh cairan mani adalah hidup, sementara hanya 65 persen sperma hidup dalam cairan mani pria usia 50-60 tahun.

Setelah usia 30 tahun, jumlah sperma yang memiliki fisik normal juga berkurang. Dibanding dengan pria usia 20 tahun, mereka yang berusia di atas 50 tahun hanya memiliki 16 persen sperma yang tampak normal.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.