Bungkus Rokok Polos Tekan Selera Merokok

Kompas.com - 12/09/2011, 13:48 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Menghentikan kebiasaan merokok memang sangat sulit dilakukan, terutama bagi mereka yang sudah kecanduan. Namun penelitian terbaru menunjukkan, ada hubungan antara bentuk kemasan rokok dengan selera konsumsi tembakau.

Peneliti menemukan, bungkus rokok yang dikemas polos (tanpa warna), kusam, dan tanpa merek, dapat membantu mengurangi konsumsi tembakau di kalangan perokok, khususnya wanita muda yang merokok.

Temuan ini didapatkan setelah para ilmuwan Stirling University Institut melaksanakan uji kuesioner terkait sikap orang dewasa di Glasgow yang berusia 18-35 tahun terhadap kemasan rokok polos.

"Studi naturalistik menunjukkan bahwa bungkus rokok yang polos memainkan peran penting dalam membantu mengurangi konsumsi tembakau di beberapa kalangan perokok dewasa muda, dan perempuan pada khususnya," kata peneliti dalam jurnal Tobacco Control.

"Studi ini menegaskan, kurangnya daya tarik kemasan polos, berpengaruh terhadap berkurangnya kenikmatan dan konsumsi rokok. Kami akan meneliti lebih lanjut untuk memahami dampak bentuk kemasan bagi perokok," tambahnya.

Sementara itu Direktur Stirling Institute Gerard Hastings mengatakan, walaupun studi tersebut cakupannya masih kecil dan tak menghasilkan statistik yang signifikan, akan tetapi dapat menunjukkan efektivitas dalam menekan penggunaan tembakau.

"Kemasan polos dari bungkus rokok membuat perokok mengurangi kebiasaan buruk mereka  untuk terus merokok, hal ini  lebih jelas terlihat pada wanita dibandingkan pada pria," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.