Rempah-rempah Penurun Trigliserida

Kompas.com - 22/09/2011, 17:34 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Rempah-rempah tidak hanya bermanfaat untuk membuat makanan menjadi lebih enak untuk disantap, tetapi juga berkhasiat mengikis lemak jahat di dalam tubuh.

Menurut riset terbaru yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition, menambahkan beberapa jenis rempah ke dalam makanan dapat membantu mengurangi  efek buruk makanan berlemak, terutama menurunkan kadar trigliserida.

"Antioksidan dalam bumbu rempah berperan penting mengurangi stres oksidatif sekaligus menekan risiko penyakit kronis. Biasanya, ketika Anda menyantap makanan berlemak tinggi, kadar trigliserida meningkat dalam darah.  Jika ini sering terjadi atau kadar trigliserida naik terlalu tinggi, risiko sakit jantung bisa meningkat," ungkap Sheila West, PhD, associate professor dari Penn State University.

Dalam risetnya, West beserta timnya memantau manfaat rempah-rempah terhadap metabolisme tubuh setelah aktivitas makan. Enam respoden pria sehat berusia 30-65 dilibatkan dalam studi ini. Peneliti ingin memastikan apakah menambahkan beberapa jenis rempah ke dalam makanan dapat memberikan efek perlindungan terhadap tubuh pascakonsumsi makanan berlemak.

"Kami menggunakan rosemary, oregano, kayumanis, kunyit, lada hitam, cengkeh, powder bawang putih dan paprika. Kami memilih rempah-rempah ini karena memiliki potensi antioksidan seperti yang diujicoba sebelumnya di laboratorium,"  ungkap Ann Skulas-Ray, salah satu anggota peneliti.

Paneliti memperkirakan, rempah-rempah mampu menyumbang antioksidan terhadap tubuh kira-kira setara dengan segelas anggur merah atau sekitar 43 gram cokelat hitam.

Dalam penelitian, para respoden diberikan beragam menu makanan yang telah diukur nilai lemak dan kalorinya. Pada pekan pertama, menu yang diberikan tanpa dicampur rempah. Lalu di pekan berikutnya, menu dengan nilai kalori dan kandungan lemak yang sama itu ditambahkan rempah-rempah anti-oksidan.

Untuk mengukur efek rempah, peneliti mengambil sampel darah para responden  masing-masing 30 menit sebelum dan 3,5 jam setelah makan. Hasil tes darah menunjukkan adanya penurunan kadar insulin dan trigliserida setelah mengonsumsi makanan bercampur rempah. Nilai kedua hal tersebut lebih rendah dibandingkan hasil tes darah setelah menyantap makanan non-rempah.

Efeknya pun tercatat cukup signifikan, yakni 31 persen penurunan dalam hal trigliserida, dan 21 persen pada insulin. Kadar gula darah tercatat sama pada kedua jenis makanan. Sedangkan dalam hal aktivitas antioksidan, tercatat kenaikan hingga 13% setelah menyantap makanan mengandung rempah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.