Makin Banyak Remaja Lakukan Seks Tak Aman

Kompas.com - 26/09/2011, 16:55 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com- Pengetahuan orang-orang muda mengenai metode kontrasepsi dan hubungan seks yang aman dinilai rendah. Kondisi tersebut memicu tingginya kasus kehamilan yang tidak diinginkan.

Dalam survei internasional yang dilakukan oleh Bayer Healthcare Pharmaceutical terhadap 6.000 remaja di 26 negara, terungkap peningkatan jumlah remaja yang melakukan seks tidak aman. Di Perancis angkanya mencapai 111 persen remaja, 39 persen di Amerika Serikat, dan 19 persen di Inggris.

Dari survei itu terungkap seperti responden di Mesir percaya mandi setelah berhubungan seks akan mencegah kehamilan dan seperempat responden di Thailand dan India mengatakan penetrasi yang dilakukan di masa menstruasi merupakan cara yang efektif mencegah kehamilan.  

"Di mana pun negara Anda tinggal, hambatan informasi menjadi penyebab para remaja ini menerima informasi yang salah mengenai seks dan kontrasepsi," kata Denise Keller, salah satu peneliti saat menyampaikan laporannya yang bertajuk The "Clueless or Clued Up: Your Right to be informed about contraception".

Ia menambahkan, informasi yang akurat dan tepat mengenai kontrasepsi akan membantu para remaja membuat pilihan yang tepat yang berpengaruh pada seluruh aspek kehidupan mereka.

Tingginya kasus kehamilan yang tidak diinginkan di kalangan remaja menjadi isu global yang menjadi tema kampanye Hari Kontrasepsi Sedunia tahun 2011. Hubungan seks yang tidak aman pada remaja juga menjadi peringatan pada pentingnya kualitas edukasi seks bagi remaja.

Di Eropa, hanya separuh dari responden yang mendapatkan informasi pendidikan seks dari sekolah, sementara itu di Amerika Latin, Asia Pasifik dan Amerika Serikat, hanya tiga perempat responden yang mendapatkan edukasi seks di sekolahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mayoritas responden juga mengakui mereka merasa malu untuk bertanya mengenai kontrasepsi pada petugas kesehatan.

"Para remaja tidak punya informasi yang akurat mengenai kesehatan seksual, tidak merasa mampu untuk memperoleh informasi itu dan mereka tidak punya kemampuan negosiasi untuk menggunakan kontrasepsi dengan pasangannya demi mencegah kehamilan atau penyakit infeksi seksual," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Health
Nyeri Payudara

Nyeri Payudara

Penyakit
6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

Health
Insomnia

Insomnia

Penyakit
10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

Health
Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.