Terlalu Gemuk Anak Berisiko Hipertensi

Kompas.com - 04/10/2011, 10:53 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tekanan darah tinggi atau biasa disebut hipertensi tidak hanya terjadi pada orang tua saja, melainkan juga pada anak-anak. Sebuah studi terbaru menunjukkan, anak yang obesitas berisiko tiga kali lipat  terkena hipertensi ketimbang anak dengan berat badan normal

Dalam temuannya, peneliti dari Regenstrief Institue and Indiana University School of Medicine mengamati lebih dari 1.100 anak-anak sekolah di Indiana selama hampir lima tahun. Peneliti menemukan bahwa ketika indeks massa tubuh (BMI) mencapai atau lebih dari 85 persentil -  sebagai penanda kelebihan berat badan - risiko hipertensi hampir tiga kali lipat.

Di antara peserta penelitian, 14 persen anak-anak dengan berat badan berlebih atau obesitas termasuk dalam kelompok pra-hipertensi atau hipertensi, dibandingkan dengan 5 persen anak-anak dengan berat badan normal. Temuan ini konsisten baik dari usia, jenis kelamin dan ras.

Rata-rata anak yang terlibat dalam penelitian ini berusia 10,2 tahun. Setiap anak dinilai sekitar delapan kali selama penelitian. Semuanya adalah anak-anak sehat dan tidak ada yang mengonsumsi obat tekanan darah.

"Tekanan darah tinggi yang terjadi pada masa kanak-kanak akan berisiko untuk berlanjut di masa dewasa. Diperlukan intervensi untuk anak-anak dengan obesitas. Meski hanya terjadi penurunan berat badan yang sedikit namun bermanfaat untuk kesehatan," kata Wanzhu Tu, Ph.D,  profesor biostatistik, IU School of Medicine, sekaligus pimpinan penelitian.

Peneliti menemukan bahwa leptin, hormon protein yang terlibat dalam pengaturan berat badan dan metabolisme, mempunyai keterkaitan dengan peningkatan tekanan darah pada dengan obesitas.

"Sekarang kita melihat secara signifikan lebih besar risiko  hipertensi pada anak-anak dengan berat badan berlebih dan obesitas. Tetapi kita belum mengetahui apa yang membuat tekanan darah naik ketika ada peningkatan  BMI percentil dan mekanisme yang terkait dalam proses itu, "kata Tu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.