BPOM Temukan 22 Produk Kopi Dicampur Obat Kuat

Kompas.com - 25/11/2011, 14:58 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan modus operandi baru yang dilakukan para pelaku usaha yang tak bertanggung jawab. Dari hasil sampling yang dilakukan BPOM di beberapa daerah terhadap 56 produk kopi dalam kemasan, ditemukan 22 produk yang positif mengandung Bahan Kimia Obat (BKO).

"Kopi ini ada yang mengadung bahan kimia obat sildenafil dan tadalafil. Kedua BKO ini biasanya digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi," kata Kepala Badan BPOM Kustantinah, di Jakarta, (25/11/2011).

Terkait temuan 22 produk kopi dengan BKO tersebut, Kustantinah mengaku Badan POM tidak pernah memberikan persetujuan izin edar terhadap produk kopi tersebut. Ia menambahkan, pada prinsipnya penambahan BOK dalam produk makanan dilarang.

"BKO ini termasuk dalam kelompok obat yang keras dan perlu resep dokter. Kalau pun digunakan harus ada ketentuan yang jelas mengenai takaran dan dosisnya," ucapnya.

Menurut Kustantinah, dampak buruk penggunaan bahan kimia obat ini terhadap kesehatan bisa fatal.  Gejala yang akan timbul bisa beragam mulai sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, kehilangan potensi seksual secara permanen, sampai pada kematian.

Sebagai tindak lanjut dari hasil temuan tersebut, BPOM mengimbau agar masyarakat tidak mengonsumsi kopi yang mengandung bahan kimia obat karena dapat membahayakan kesehatan.

"Kita sudah buat surat edaran pada Balai Besar POM di seluruh Indonesia untuk melakukan operasi pasar. Untuk produk yang sudah ditemukan, kita akan lakukan pemusnahan dan menyampaikan surat rekomendaasi kepada Dinas Kesehatan setempat untuk mencabut ijin edar produk kopi tersebut," tandasnya.

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arti Efikasi Vaksin Sinovac menurut Penjelasan Ahli

Arti Efikasi Vaksin Sinovac menurut Penjelasan Ahli

Health
Herpes pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Herpes pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Health
5 Jenis Jamur Kulit dan Gejalanya

5 Jenis Jamur Kulit dan Gejalanya

Health
8 Gejala Vertigo dan Cara Mengatasinya

8 Gejala Vertigo dan Cara Mengatasinya

Health
Mitos atau Fakta, Minum Susu Sapi Bisa Tingkatkan Kolesterol?

Mitos atau Fakta, Minum Susu Sapi Bisa Tingkatkan Kolesterol?

Health
6 Manfaat Kuaci untuk Kesehatan

6 Manfaat Kuaci untuk Kesehatan

Health
Mengenal Dwarfisme, Kondisi yang Ganggu Pertumbuhan Manusia

Mengenal Dwarfisme, Kondisi yang Ganggu Pertumbuhan Manusia

Health
Cedera ACL: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Cedera ACL: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Health
4 Cara Jaga Kesehatan dan Kebersihan Vagina

4 Cara Jaga Kesehatan dan Kebersihan Vagina

Health
21 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

21 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

Health
Merasa Sulit Bahagia, Waspadai Anhedonia

Merasa Sulit Bahagia, Waspadai Anhedonia

Health
14 Makanan untuk Membantu Menghilangkan Stres

14 Makanan untuk Membantu Menghilangkan Stres

Health
Keluar Flek Cokelat, Kapan Perlu Waspada?

Keluar Flek Cokelat, Kapan Perlu Waspada?

Health
5 Cara Menghilangkan Jamur Kuku

5 Cara Menghilangkan Jamur Kuku

Health
8 Cara Mengatasi Flu dengan Cepat

8 Cara Mengatasi Flu dengan Cepat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X