Flu Burung Terus Ancam Indonesia

Kompas.com - 12/12/2011, 20:27 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, mengatakan, sebanyak 10 rumah sakit (RS) dari 100 RS di seluruh Indonesia yang melayani penderita flu burung, mendapat proyek pembangunan ruang isolasi untuk penderita penyakit itu.

Selain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang, Banten, RS lain yang mendapat bantuan pembangunan ruang isolasi adalah RSPI Sulianti Saroso dan RSPAD Gatot Subroto, kedunya di Jakarta; RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Selain itu, RSUD seperti Dr Soetomo Surabaya; RSUD Dr Moewardi Solo; RSUD Ulin Banjarmasin; RSUD Dr Abdoel Moeloek, Lampung; dan RSUD Gunung Jati, Cirebon.

"Pembangunan ruangan isolasi ini, mendapat bantuan dana dari APBN. Sementara peralatan dalam ruangan mendapat bantuan dari Organisasi Kesehatan Dunia dan Uni Eropa," kata Endang, saat meresmikan Ruang Isolasi RSUD Kabupaten Tangerang, di Kota Tangerang, Senin (12/12/2011).

Wakil Kepala Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Brunei Darussalam, dan ASEAN, Colin Crooks, kepada Kompas mengatakan, pihaknya terpanggil mendukung pelaksanaan strategi nasional penanggulangan flu burung kepada manusia, dan persiapan pandemik melalui hibah 13,5 juta euro. Jumlah itu di luar bantuan 8 juta Euro yang sudah diberikan untuk menanggulangi flu burung.

"Kami prihatin dengan penyakit flu burung yang masih terus mengancam Indonesia. Potensi ancaman ini cukup besar, mengingat masih tingginya populasi manusia dan unggas di Indonesia. Bahkan secara budaya masyarakat tradisional masih hidup bersama unggas, sehingga kontak antara manusia dan unggas terus terjadi," kata Colin.

Endang mengatakan, wilayah Tangerang Raya yang terdiri atas Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang, termasuk dalam kategori tiga besar daerah dengan penularan virus flu burung tertinggi, setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

"Tahun 2005 kasus flu burung ditemukan pertama kali di Indonesia, dan Tangerang tempatnya. Karena itu diperlukan rumah sakit yang memiliki ruang isolasi di Tangerang ini, maka kami pilih di RSUD Tangerang," jelas Endang.

Direktur Utama RSUD Kabupaten Tangerang, MJN Mamahit, menyambut baik pembangunan ruangan isolasi ini.

"Dengan dibangunnya ruangan isolasi, paling tidak penderita flu burung bisa diberikan perawatan dan pengobatan dengan lebih baik lagi," jelas Mamahit.

Sementara Direktur Utama RSUD Prof Dr RD Kandou Manado, Sulaweis Utara, Jolly Rumopa, mengatakan, saat ini ruangan isolasi masih sedang dalam proses pembangunan. "Diharapkan tahun 2012, ruang isolasi ini sudah bisa difungsikan," jelas Rumopa.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.