Menyiasati Insomnia

Kompas.com - 19/12/2011, 06:47 WIB
EditorLusia Kus Anna

1. Cobalah membuat diri rileks satu jam menjelang tidur dengan mendengarkan musik yang lembut atau membaca cerita ringan yang tidak merangsang gejolak emosi.

2. Hindarilah aktivitas fisik yang melelahkan sebelum tidur. Rencanakan kegiatan menyikat gigi, aktivitas di toilet, dan membersihkan tubuh satu jam sebelum tidur.

3. Jika terasa sulit tidur, lebih baik berbaring diam melepas lelah daripada gelisah dan membalik-balikkan badan di tempat tidur karena tidur tidak akan datang. Tidur merupakan aktivitas yang datang dengan sendirinya secara rileks dan lembut, bukan hasil perjuangan yang keras. Jadi, semakin tubuh bergerak gelisah semakin jauh kemungkinan kita bisa tertidur dengan nyenyak.

4. Setiap masa tidur selalu akan ditandai oleh gerakan tubuh setelah jeda waktu tertentu. Waktu tidur yang tenang tanpa gerakan terjadi hanya sekitar 12 menit, untuk kemudian gerakan tubuh tertentu saat tidur membuat seseorang terbangun tiba-tiba. Namun, terbangun beberapa kali oleh gerakan tubuh bukan berarti telah terjadi gangguan tidur. Jadi, jangan terlampau cepat mengambil kesimpulan bahwa kita susah tidur.

5. Dengan cepat mengambil kesimpulan bahwa kita sulit tidur, tanpa disadari kita mengantisipasi diri untuk mendapatkan gangguan tidur saat waktu tidur tiba.

6. Melepaskan diri dari gangguan tidur dapat kita peroleh dengan berupaya menerima hal itu dengan jiwa besar, tanpa perlawanan keras dengan mengatakan kepada diri, misalnya, saya harus bisa tidur malam ini, atau mengucapkan kalimat seperti: ”Wah, hari sudah gelap, saya takut tidak bisa tidur lagi malam ini.”

Berbagai ungkapan yang mengantisipasi diri untuk tidak bisa tidur akan justru membuat kita sulit tidur. Semakin dilawan atau semakin ditakuti, ketegangan emosi oleh perlawanan dan ketakutan tersebut membuat justru kita benar-benar sulit tidur.

7. Jika kita menyadari bahwa ada masalah yang belum terselesaikan, hendaknya kita cari bantuan profesional untuk mendapat solusi yang tepat. Yakinkan diri kita bahwa melalui ketekunan akan dapat menyelesaikan masalah yang selama ini mengakibatkan ketegangan emosi yang berperan dalam insomnia yang diderita.

Solusi yang kita peroleh akan menurunkan ketegangan emosi secara bertahap dan insomnia pun secara bertahap akan dapat teratasi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.