Gebyar Posyandu Peduli TAT 2012 Diluncurkan

Kompas.com - 24/01/2012, 14:50 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com- Gerakan Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap (TAT) 2012 tingkat nasional hari ini resmi diluncurkan di Bekasi, Jawa Barat. Melalui program ini peran kader Posyandu sebagai ujung tombang dalam memantau tumbuh kembang anak akan ditingkatkan.

Peresmian Gerakan Posyandu Peduli TAT ini dilaksanakan oleh Ketua tim penggerak PKK Pusat, Vita Gamawan Fauzi bersama dengan Presiden Direktur Nestle Indonesia Arshad Chaudhry serta ribuan kader posyandu.

Dalam sambutannya Vita mengungkapkan program yang merupakan hasil kerjasama PKK Pusat dengan PT.Nestle Indonesia ini memberikan manfaat timbal balik, terutama dalam hal peningkatan SDM para kader mengenai pentingnya pemantauan Tumbuh Aktif dan Tanggap bagi bayi berusia di bawah tiga tahun.

"Melalui program ini diharapkan citra dan kualitas para kader akan meningkat sehingga peranannya sebagai ujung tombak program kesehatan anak akan lebih baik lagi," paparnya.

Posyandu TAT sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2008 namun hanya terbatas pada beberapa provinsi.  Menurut Pritha, marketing manager Nestle kategori Growing Up Milk, di tahun 2012 ini pelaksanaan program ini akan lebih terintegrasi karena sudah ada dasar panduan bagi para kader.

"Kami akan memberikan modul untuk pelatihan para kader. Mereka juga akan memiliki panduan berupa cek list tumbuh kembang anak sehingga bisa lebih optimal dalam pemantauan batita," kata Pritha

Dia menjelaskan, di Posyandu melaksanakan program TAT, batita yang datang tidak hanya sekedar di timbang berat badannya tapi juga diukur tinggi badan dan lingkar kepalanya. Selain itu, para batita tersebut juga akan dinilai kemampuan psikososialnya.

"Cek list tersebut dikelompokka berdasarkan usia dan milestone perkembangan anak. Sehingga para kader bisa dengan mudah memantau tumbuh kembang anak. Di posyandu ini juga akan diberikan pengetahuan mengenai gizi," imbuhnya.

Nantinya, jika ditemukan ada batita yang tidak sesuai dengan urutan pertumbuhan atau perkembangan, para kader akan merujuk si anak ke Puskesmas.

Gerakan Posyandu Peduli TAT sendiri sejak tahun 2008 sudah mencapai 3.706 Posyandu dan melibatkan lebih dari 15 ribu orang kader.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.