Malaria Membunuh 1,2 Juta Orang Tiap Tahun

Kompas.com - 03/02/2012, 09:21 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Setiap tahunnya, sekitar 1,2 juta orang di seluruh dunia meninggal karena penyakit malaria. Demikian menurut data terbaru yang dimuat dalam jurnal kesehatan Inggris, The Lancet. Angka yang dilansir itu jauh lebih tinggi dari perkiraan WHO tahun 2010 yakni 655.000.

Perbedaan jumlah tersebut antara lain karena para peneliti kini menggunakan data yang lebih luas dan lebih dipercaya, termasuk menggunakan teknik yang disebut "autopsi verbal". Lewat teknik ini para peneliti mewawancarai anggota keluarga orang yang belum lama ini meninggal. Di banyak negara miskin yang infrastruktur kesehatannya rendah, cukup banyak kematian yang tidak teridentifikasi penyebabnya.

Meski begitu, baik WHO atau the Lancet menunjukkan data adanya penurunan jumlah kematian global akibat penyakit yang ditularkan lewat nyamuk ini.

Angka kematian global akibat malaria sempat meningkat dari 995.000 di tahun 1980 dan mencapai puncaknya di tahun 2004 yang mencapai 1,82 juta, lalu turun kembali 1,24 juta di tahun 2010.

Peningkatan kematian di tahun 2004 antara lain disebabkan karena peningkatan populasi yang beresiko tinggi terkena malaria, sementara penurunan di tahun 2010 dicapai karena upaya pengendalian malaria secara cepat di Afrika yang banyak didanai oleh donor internasional.

Salah satu lembaga donor yang paling aktif saat ini adalah Bill and Melinda Gates Foundation, RBM, dan Global Fund to Fight AIDS, Malaria, dan Tuberkulosis. Selain memperluas akses pengobatan, pemberian kelambu juga efektif untuk mencegah gigitan nyamuk malaria.

Dari data terbaru ini juga terungkap kematian akibat malaria juga terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Pada tahun 2010, sekitar 42 persen kematian terjadi pada anak berusia di atas 5 tahun sampai di atas 15 tahun.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.