Obat Penurun Kolesterol Picu Risiko Diabetes

Kompas.com - 29/02/2012, 10:14 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat (FDA) akan mewajibkan produsen obat penurun kolesterol golongan statin untuk menyatakan di kemasan adanya efek samping peningkatan risiko diabetes.

Keputusan tersebut diambil setelah banyaknya laporan dari pasien yang mengonsumsi statin mengalami kenaikan gula darah. "FDA juga mengetahui adanya studi yang menunjukkan statin terkait dengan peningkatan risiko diabetes melitus," demikian pernyataan FDA yang dikeluarkan Selasa (28/2).

Beberapa obat penurun kolesterol golongan statin diantaranya adalah Lipitor, Pravachol, Crestor, Zocor, dan beberapa obat generik lainnya.

"Kami ingin agar petugas kesehatan dan pasien mendapatkan informasi yang lengkap mengenai risiko statin. Namun pasien juga harus diyakinkan bahwa obat ini bermanfaat untuk menurunkan kolesterol," kata Mary Parks, direktur FDA divisi metabolisme dan endokrinologi.

Perusahaan farmasi sendiri mengatakan bahwa penggunaan statin yang dikombinasikan dengan pola makan yang baik dan olahraga akan efektif untuk menurunkan kolesterol.

Revisi lain yang akan dilakukan dalam kemasan obat statin adalah dihapuskannya anjuran bagi pasien untuk melakukan pemeriksaan enzim liver. Menurut FDA, enzim liver bisa diukur sebelum pasien mulai mengonsumsi statin.

"Gangguan serius pada liver akibat statin sangat jarang dan sulit diprediksi," kata FDA. Meski begitu pasien harus melaporkan pada dokter jika mengalami gejala gangguan liver, seperti nyeri perut, kelelahan, berkurangnya nafsu makan, warna urin pekat, atau warna kulit menguning.

FDA juga mengatakan adanya risiko penurunan daya ingat dan kebingungan jika mengonsumsi statin, namun risiko itu bisa dihilangkan jika konsumsi statin dihentikan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.