Terpilih Tiga Ide Peningkatan Kualitas Kota

Kompas.com - 09/03/2012, 15:13 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia dianggap masih memiliki standar kelayakan huni kota yang rendah. Selain tingkat polusi yang tinggi, tingkat stres dan angka kejadian penyakit tidak menular tergolong tinggi. Upaya untuk meningkatkan standar tersebut salah satunya dilakukan oleh Philips melalui program The + Project.

Selama delapan minggu program kompetisi telah terkumpul 603 ide yang dibagi dalam tiga bidang, yakni kelayakan huni kota (livable cities), layanan kesehatan berkualitas (access to healthcare), serta gaya hidup sehat (healthy living).

Program yang dimulai pada bulan November 2011 itu berhasil menemukan tiga pemenang, yakni Rina Susanti dengan ide Mendeteksi Dini Kanker Payudara pada kategori akses kesehatan, Bunga Sirait dengan ide Chef ke Kantin Sekolah pada kategori gaya hidup sehat, serta Suhartanto Nugroho dengan ide Mencipatakan Taman Publik & Halte yang Ramah Energi Listrik pada kategori Kota Layak Huni.

Pengumuman pemenang itu dilakukan hari ini, Jumat (9/3/12) di Jakarta. "Kami sangat gembira dengan sambutan luar biasa dari masyarakat. Semoga ide-ide positif seperti ini kelak bisa direplikasi dengan bantuan banyak pihak," kata Robert Fletcher, presiden direktur Philips Indonesia.

Ia menambahkan, selain ide yang inovatif, faktor kemudahan implementasi juga menjadi faktor penilaian pemenang. Setiap ide pemenang akan diwujudkan dengan biaya sekitar 50.000 dollar Amerika (sekitar Rp 400 juta).

Ridwan Kamil, arsitek yang menjadi salah satu juri program ini mengatakan kualitas hidup di Jakarta termasuk terendah. Salah satu indikatornya adalah kemacetan jalan dan minimnya ruang terbuka hijau di perkotaan.

"Ketidakseimbangan antara pembangunan ekonomi dengan kepentingan ekologi dan sosial warga kotanya bisa meningkatkan angka kesakitan yang dipicu oleh stres dan polusi," katanya.

Selain di Indonesia, The + Project baru saja diluncurkan di Thailand dan akan menyusul di negara-negara Asia Pasifik lainnya sebagai upaya untuk peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.