Gangguan Medis pada Pasien Bipolar

Kompas.com - 13/03/2012, 09:33 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Sepuluh tahun belakangan ini, mulai terdapat bukti-bukti penelitian yang mengatakan bahwa pasien dengan gangguan bipolar mempunyai risiko yang tinggi meninggal di usia muda akibat kondisi medis umum selain daripada kondisi yang berkaitan dengan kecelakaan ataupun bunuh diri.

Beberapa penyebab meningkatnya kematian usia muda pada penderita gangguan bipolar adalah diet yang tidak sehat, kegemukan, makan yang berlebihan, gaya hidup yang berubah-ubah, merokok, tinggal sendirian atau tidak menikah serta tidak memiliki tempat tinggal, akses yang kurang ke pelayanan kesehatan, perlakuan yang salah dari para pekerja kesehatan, tidak terdiagnosisnya gangguan medis oleh para penyedia pelayanan kesehatan jiwa termasuk psikiater dan penyalahgunaan zat.

Gangguan bipolar merupakan gangguan jiwa yang ditandai oleh perubahan mood, pikiran, energi dan perilaku yang dramatis. Misalnya, dari perasaan senang luar biasa atau uring-uringan menjadi perasaan sedih disertai rasa putus asa.

Faktor biologis yang berhubungan dengan kondisi gangguan bipolar seperti hubungannya dengan stres dan sistem imunitas, aktivitas aksis hipotalamus, peningkatakan akivifitas sistem saraf simpatis dan efek samping metabolik akibat penggunan obat psikofarmaka juga meningkatkan risiko kematian pada pasien bipolar.

Seperti juga banyak penelitian lain mengatakan bahwa individu dengan gangguan bipolar tercatat lebih mempunyai risiko tinggi yang signifikan untuk mengalami kematian usia muda dari penyebab alami dibandingkan dengan populasi umum.

Beberapa penelitian mengatakan, ada beberapa penyakit yang berhubungan dengan penyebab kematian usia muda pasien dengan gangguan bipolar antara lain ; gangguan kardiovaskular, pernapasan, cerebrovaskular dan gangguan endokrin. Dari semua penyebab itu, penyakit kardiovakular nampaknya berhubungan dengan peningkatan risiko kematian sebesar 35% sampai dua setengah kali lipatnya.

Gangguan medis terkait pasien bipolar

Komorbiditas gangguan medis pada pasien bipolar berhubungan dengan peningkatan gejala depresif pasien bipolar dan meningkatkan risiko keparahan dari gangguan bipolarnya sendiri. Selain itu, seperti yang telah disebutkan di atas, kondisi gangguan medis pada pasien gangguan bipolar juga akan memperbesar risiko mengalami kematian di usia muda.

Beberapa ganguan medis yang paling sering ditemukan pada pasien dengan gangguan bipolar adalah gangguan kardiovaskuler, gangguan endokrin seperti diabetes mellitus, hiperlipidemia dan obesitas. Selain itu beberapa penyakit seperti migrain, gangguan pernapasan, gangguan tiroid serta penyakit infeksi pada beberapa studi dikatakan lebih besar prevalensinya terjadi pada pasien dengan gangguan bipolar daripada populasi umum.

Tatalaksana

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.