Vaksinasi HPV Belum Populer

Kompas.com - 02/04/2012, 07:36 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS - Sebagian besar kanker leher rahim disebabkan virus human papilloma. Untuk mencegah, dilakukan vaksinasi HPV. Meski bisa mencegah 70 persen kejadian kanker leher rahim, vaksinasi ini belum populer.

Biaya mahal menjadi salah satu penyebab. Vaksinasi perlu biaya Rp 600.000-Rp 1,2 juta yang diberikan tiga kali, yaitu pada bulan ke-0, 1, dan 5.

Hal itu dikemukakan Imam Rasjidi, dokter spesialis obstetri ginekologi Rumah Sakit MRCCC, Sabtu (31/3), di Jakarta, dalam bedah bukunya, 100 Questions and Answers Kanker pada Wanita dan Panduan Radioterapi pada Keganasan Ginekologi. Pembicara lain adalah dokter ahli radiologi RS Dharmais, Fielda Djuita.

Kanker menjadi pembunuh utama perempuan di Indonesia, terutama kanker leher rahim dan kanker payudara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, ada 490.000 perempuan kena kanker leher rahim tiap tahun. Dari jumlah itu, 240.000 orang meninggal. Sebanyak 80 persen kasus terjadi di negara berkembang. Dengan kata lain, di dunia, tiap dua menit terjadi satu kematian akibat kanker leher rahim dan tiap satu menit terdapat kasus baru.

Di Indonesia, ada 15.000 kasus baru tiap tahun dan 8.000 di antaranya meninggal.

”Tujuh puluh persen penderita kanker leher rahim datang dalam stadium lanjut sehingga tingkat kesintasan (survival rate) rendah dan biaya perawatan mahal,” kata Imam.

Ia menyatakan, 70 persen kanker leher rahim disebabkan infeksi virus HPV tipe 16 dan tipe 18. HPV ditularkan lewat hubungan seksual.

”Pap smear”

Antara infeksi dan munculnya kanker, kata Imam, biasanya terjadi pada rentang 3-14 tahun. Karena itu, ia menganjurkan perempuan rutin melakukan deteksi dini pap smear di fasilitas pelayanan kesehatan. Di Indonesia, kurang dari 7 persen perempuan melakukan.

Padahal, jika terdeteksi lebih dini, kemungkinan tumor berkembang menjadi sel kanker ganas dapat dicegah. Jika sudah memasuki stadium lanjut, kanker sulit disembuhkan. Imam memberi gambaran, pada stadium I atau awal, tingkat kesintasan selama 5 tahun sekitar 90 persen. Tingkat kesintasan makin turun seiring meningkatnya stadium.

Secara terpisah, dokter spesialis anak RS MRCCC, Dina Garniasih, mengatakan, Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan vaksin HPV diberikan kepada anak perempuan berusia 10 tahun ke atas sebelum mulai berhubungan seksual.

Ia mengatakan, vaksin HPV masih baru. Perlindungan patennya masih cukup lama. ”Kalau perlindungan paten habis, sehingga bisa diproduksi secara generik, harga vaksin bisa lebih murah dan bisa diakses masyarakat lebih luas,” katanya. (ICH)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
VIPoma

VIPoma

Penyakit
7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

Health
Insufisiensi Pulmonal

Insufisiensi Pulmonal

Penyakit
4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

Health
Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.