Tips Mengajak Anak ke Dokter Gigi

Kompas.com - 30/04/2012, 12:14 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Orangtua sebaiknya sudah mulai mengajak anak-anak ke dokter gigi begitu gigi mereka tumbuh. Kunjungan pertama tidak selalu untuk menangani masalah pada gigi, melainkan sebagai suatu misi untuk membuat mereka merasa familiar dengan dokter giginya, dan tidak merasa takut untuk kembali pada saat kunjungan rutin berikutnya. Begitu kata Dr Tina M. Frangella, DDS, PC, dari Commack Hills Dental Group, New York.

Pada setiap kunjungan, dokter gigi biasanya akan memeriksa kondisi mulut dan gigi anak untuk melihat apakah ada karang maupun lubang. Selain itu, dokter juga akan mengajari bagaimana cara membersihkan gigi dan mulut anak pada orangtua. Apabila anak sudah berusia cukup besar saat dibawa ke dokter gigi, otomatis Anda perlu lebih mempersiapkan mentalnya. Terutama mengingat di luar banyak cerita seram seputar dokter gigi. Untuk itu, Anda bisa menyiapkan anak-anak dengan tips-tips berikut:

1. Jelaskan apa yang akan terjadi di ruang dokter gigi, namun usahakan untuk menjelaskannya secara sederhana. Misalnya dengan berkata bahwa dokter gigi akan "menghitung" dan "mengambil foto" gigi mereka. Begitu juga ketika Anda dan anak sudah ada di ruang dokter gigi. Mintalah dokter untuk menjelaskan apa yang akan dilakukan terhadap gigi anak, sehingga mereka tidak ketakutan.

2. Bila Anda punya pengalaman buruk dengan dokter gigi semasa kecil, jangan ceritakan pada anak. Hindari penggunaan kata-kata seperti "suntik" atau "bor", karena akan membuat anak jadi takut ke dokter. Hindari juga berbohong bahwa prosedur yang terjadi itu tidak akan menyakitkan sama sekali. "Orangtua perlu memberikan contoh yang baik. Rasa takut terhadap dokter gigi pada anak lebih banyak dikarenakan dia melihat Anda juga takut pada dokter gigi," kata Dr Frangella.

3. Hindari kebiasaan mengancam anak untuk membawanya ke dokter gigi jika dia bersikap nakal di kesehariannya. "Banyak orangtua juga sering berkata akan membawa anak ke dokter gigi untuk disuntik apabila dia malas menggosok gigi. Ini tidak benar, karena hanya akan membuat citra dokter gigi semakin buruk di mata anak," tambah Dr Frangella lagi.

4. Carilah buku-buku yang menceritakan pengalaman anak ketika berkunjung ke dokter gigi. Tentu saja, buku tersebut bersifat edukasi dan memberi pengaruh positif bagi anak, bukan sebaliknya.

5. Tidak semua anak harus ditunggui orangtuanya saat diperiksa oleh dokter gigi. Ada beberapa anak yang justru bisa merespons lebih baik terhadap dokter giginya saat sedang sendirian ketimbang ditemani oleh orangtuanya. Tidak ada salahnya bila Anda tinggal di luar, daripada masuk ke dalam dan membuat proses pemeriksaan jadi terhambat. Katakan pada anak bahwa Anda ada di luar bila dia membutuhkan, lalu silakan menunggu di luar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.