Tidur 9 Jam Bikin Berat Badan Turun

Kompas.com - 02/05/2012, 11:42 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa kurang tidur bisa memicu obesitas. Karena, kurang tidur dikaitkan dengan penurunan kadar leptin (hormon yang mengontrol berat badan dan metabolisme tubuh) dan peningkatan kadar ghrelin (yang berperan dalam meningkatkan nafsu makan). Sebaliknya, jika Anda ingin langsing sebaiknya Anda tidur lebih banyak dan lebih teratur. Masalahnya, seberapa banyak tidur yang kita butuhkan agar berat badan kita menjadi turun?

Sebuah studi yang melibatkan 1.088 pasang kembar menemukan beberapa gen yang dikaitkan dengan obesitas, dan mengamati bagaimana kaitannya dengan pola tidur. Gen-gen ini memengaruhi bagaimana tubuh menggunakan energi, bagaimana lemak disimpan di dalam tubuh, perasaan kenyang setelah makan, dan seberapa cepat gula digunakan.

Dari pengamatan ini ditemukan, semakin kurang waktu tidur Anda, gen-gen ini semakin banyak memengaruhi tubuh. Pengaruh genetik pada indeks massa tubuh ternyata dua kali lebih besar pada orang yang tidur kurang dari tujuh jam, dibandingkan dengan yang tidur sembilan jam semalam.

"Hasilnya menunjukkan, kurang tidur menimbulkan lingkungan yang lebih permisif terhadap ekspresi gen yang terkait obesitas. Atau mungkin tidur yang lebih lama itu melindungi dari tekanan ekspresi gen yang terkait obesitas," papar Dr Nathaniel Watson, pemimpin studi ini.

Hasil penelitian ini menurutnya memang baru merupakan pendahuluan, namun bisa menunjukkan bahwa penurunan berat badan akan menjadi paling efektif ketika pengaruh genetik pada obesitas dikurangi dengan cara tidur lebih lama.

Untuk Anda yang selalu dihadang kesibukan, cara ini mungkin tergolong sulit dilakukan, karena tidur tujuh jam saja mungkin sudah merupakan kemewahan untuk Anda. Namun jika Anda memang berniat menurunkan berat badan dengan cara bermalas-malasan, maka hasil penelitian ini layak untuk dicoba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anemia Sel Sabit

Anemia Sel Sabit

Penyakit
14 Gejala Faringitis yang Perlu Diwaspadai

14 Gejala Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nyeri Otot

Nyeri Otot

Penyakit
11 Penyebab Sakit Tenggorokan Sebelah yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Sakit Tenggorokan Sebelah yang Bisa Terjadi

Health
 4 Makanan untuk Meningkatkan Mood

4 Makanan untuk Meningkatkan Mood

Health
4 Gejala Kanker Payudara Metastasis yang Umum Terjadi

4 Gejala Kanker Payudara Metastasis yang Umum Terjadi

Health
7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

Health
Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Penyakit
5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

Health
Eklampsia

Eklampsia

Penyakit
13 Cara Mengatasi Sakit Perut saat Haid Pakai Obat dan Secara Alami

13 Cara Mengatasi Sakit Perut saat Haid Pakai Obat dan Secara Alami

Health
Patah Tulang

Patah Tulang

Penyakit
10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

Health
Regurgitasi Aorta

Regurgitasi Aorta

Penyakit
Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.