Pasar Obat Generik Cenderung Stagnan

Kompas.com - 05/05/2012, 22:11 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Pangsa pasar obat generik cenderung stagnan berkisar 10 persen hingga 11 persen di Indonesia. Namun, volume penjualan obat generik membesar.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Maura Linda Sitanggang dalam temu media terkait penyelenggaraan konvensi bahan baku obat internasional Convention on Pharmaceutical Ingredients Southeast Asia (CPhl SEA), di Kementerian Kesehatan, Jumat (4/5/2012) kemarin.

Volume penjualan obat generik terus membesar dan kini mencapai sekitar 40 persen dari penjualan obat nasional. Di negara-negara maju, volume penjualan obat generik mencapai 80 persen.

Peningkatan penggunaan obat generik terutama untuk obat penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes, ujar Linda . Penderita kedua penyakit itu mengonsumsi obat secara teratur dalam waktu panjang. Penggunaan obat yang kualitasnya sama dengan obat bermerek, tetapi berharga jauh lebih murah sangat membantu pengguna.

Linda mengatakan, obat generik tidak kalah baiknya dengan obat bermerek karena sudah melalui standardisasi mutu sehingga masyarakat tidak perlu ragu mengonsumsinya.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X