Jangan Remehkan Rasa Kantuk

Kompas.com - 09/05/2012, 16:43 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Sudah tidur delapan jam, tapi masih mengantuk. Jika Anda sering mengalami hal ini, coba perhatikan apakah Anda memiliki masalah dengan kebiasaan atau kualitas tidur. Untuk memastikan penyebabnya, tak ada ruginya memeriksakan diri ke dokter karena bisa jadi Anda mengidap hipersomnia.

Dr Andreas Prasadja, RPSGT, sleep physician dari Sleep Disorder Clinic RS Mitra Kemayoran menjelaskan hipersomnia merupakan gejala gangguan tidur yang membuat penderitanya mengalami rasa kantuk berlebihan meskipun sudah tidur cukup.

Sayangnya, banyak orang yang tak menyadari gangguan tidur ini. Alih-alih mencari tahu apa penyebabnya, sebagian besar orang mengambil jalan pintas, minum kopi yang sebenarnya hanya menunda rasa kantuk.

Alhasil, saat kantuk menyerang, minuman penambah energi termasuk kopi menjadi andalan. Kebiasaan ini pun berulang setiap kali rasa kantuk muncul, terutama saat sedang bekerja. Masalah kantuk berlebihan tak teratasi, banyak orang justru kecanduan berbagai jenis minuman untuk membuatnya tetap terjaga.

"Banyak orang yang langsung mencari minuman, termasuk kopi, ketika mengantuk. Padahal ini hanya menunda kantuk. Kalau memang mengantuk karena kurang tidur, sebaiknya tidur saja karena efek restoratif tidur tidak bisa digantikan dengan zat apa pun. Namun, perlu juga dicari tahu apakah rasa kantuk tersebut muncul karena adanya gangguan tidur seperti hipersomnia," jelasnya saat bincang-bincang mengangkat topik Kantuk yang Membunuh, di sela peluncuran matras premium terbaru di Jakarta, Selasa (8/5/2012).

Dampak buruk

Dengan menyadari gejalanya, Anda bisa mendapatkan penanganan lebih tepat untuk mengatasi hipersomnia. Jika tak ditangani dengan baik, rasa kantuk berdampak pada kekuatan tubuh, kognitif, stabilitas juga produktivitas.

"Mengantuk menyebabkan respons terlambat, juga membuat kurang produktif, konsentrasi terganggu," jelasnya menambahkan penyebab utama kecelakaan lalu lintas (data Operasi Ketupat 23 Agustus- 7 September 2011), adalah karena pengendara mengantuk, di samping faktor lain seperti jalan dan kendaraan yang tak layak.

Jika kebiasaan tidur yang salah menyebabkan rasa kantuk berlebihan, Anda perlu segera mencari solusi tepat. Bagaimana pun kualitas dan kesehatan tidur penting diperhatikan sama seperti Anda memerhatikan nutrisi atau menganggap penting olahraga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidur merupakan langkah cerdas meningkatkan produktivitas. Kualitas tidur yang kurang baik menyebabkan ketelitian, konsentrasi tidak diperbarui. Karena saat tidur, daya tahan tubuh lebih optimal, pertumbuhan hormon juga terjadi saat tidur. Tanpa kesehatan tidur yang baik, kualitas hidup juga tak membaik," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

Health
Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Penyakit
5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Laki-laki

Health
Eklampsia

Eklampsia

Penyakit
13 Cara Mengatasi Sakit Perut saat Haid Pakai Obat dan Secara Alami

13 Cara Mengatasi Sakit Perut saat Haid Pakai Obat dan Secara Alami

Health
Patah Tulang

Patah Tulang

Penyakit
10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

Health
Regurgitasi Aorta

Regurgitasi Aorta

Penyakit
Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Health
Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Health
Gangguan Makan

Gangguan Makan

Penyakit
Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Health
5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

Health
Iktiosis

Iktiosis

Penyakit
Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.