Mengenal Sekilas Transplantasi Jantung

Kompas.com - 30/05/2012, 11:13 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Jantung merupakan salah satu organ paling vital bagi manusia. Kelainan pada jantung dapat berisiko kematian. Namun, dengan semakin berkembangnya ilmu kedokteran, berbagai masalah kesehatan jantung kini dapat diatasi. Salah satunya adalah dengan prosedur transplantasi atau cangkok jantung.

Transplantasi jantung adalah proses bedah di mana jantung yang sakit akan diganti dengan jantung donor. Transplantasi jantung dapat secara drastis meningkatkan kualitas hidup dan harapan hidup seseorang. Transplantasi jantung mungkin dapat disebut sebagai salah satu operasi yang paling sulit di dunia.

Operasi ini tidak hanya mahal dari segi biaya, tapi juga mempunyai sejumlah risiko yang sangat tinggi bagi mereka yang menjalaninya. Transplantasi jantung biasanya dilakukan ketika obat-obatan atau terapi tidak bisa lagi membantu para penderita kelainan jantung atau pada mereka yang telah didiagnosa tak akan bertahan hidup lebih dari satu tahun.

Harapan hidup

Pertanyaan yang sering sekali muncul adalah berapa besar harapan hidup pasien transplantasi jantung dan tingkat keberhasilannya? Ada sejumlah faktor yang memengaruhi harapan hidup setelah transplantasi jantung. Beberapa faktor tersebut adalah, usia, jenis kelamin, kepatuhan pasien dan kecocokan donor organ.

Para ahli di American Heart Association mengindikasikan, tingkat kelangsungan hidup satu tahun pasien (pascatransplantasi jantung) adalah 88 persen untuk pria dan 77,2 persen untuk wanita. Tingkat kelangsungan hidup tiga tahun adalah sekitar 79,3 persen untuk pria dan 77,2 persen untuk wanita. Sedangkan tingkat kelangsungan hidup lima tahun 73,1 persen untuk pria dan 67,4 persen untuk wanita.

Bahkan, surat kabar di Inggris The Independent pernah mengangkat kisah seorang pasien transplantasi jantung dari Michigan Amerika Serikat yang pernah hidup selama 24 tahun setelah menjalani operasi. Dengan demikian, dalam situasi yang terbaik, harapan hidup pasien dengan transplantasi jantung bisa bertahan lama.

Tingkat keberhasilan

Tingkat keberhasilan operasi transplantasi jantung pada manusia sangat bergantung dengan faktor risiko sebelum transplantasi. Namun, rata-rata, tingkat keberhasilan bisa mencapai hampir 95 persen.

Risiko kegagalan transplantasi akan semakin tinggi apabila pasien berusia lebih dari 60 tahun, memiliki tingkat reaktif panel antibodi yang tinggi, pernah menjalani transplantasi jantung sebelumnya dan memiliki tekanan pembuluh darah paru yang tinggi.

Tiga puluh hari pertama pasca operasi adalah masa yang sangat krusial. Tapi jika pasien bisa melaluinya, maka hampir 90 persen mereka akan hidup hingga satu tahun pertama.

Risiko transplantasi jantung

Halaman:

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.