Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diperbudak "Gadget" Berisiko Sakit Leher dan Tulang

Kompas.com - 20/06/2012, 11:26 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Penelitian para ahli menyatakan, penggunaan telepon pintar (smartphone), tablet dan komputer jinjing atau laptop di luar jam kantor berisiko bagi kesehatan para penggunanya. Temuan ini merupakan hasil kajian terbaru dari pemerhati masalah kesehatan Chartered Society of Physiotherapy.

Dalam temuannya, lembaga ini mengatakan orang kini menjadi ''budak layar'' dan lebih sering bekerja saat bepergian atau setelah sampai rumah. Lembaga ini menyatakan kebiasaan ini bisa mempengaruhi postur tubuh dan menyebabkan sakit tulang belakang dan leher. Chartered Society of Physiotherapy mengatakan orang harus belajar untuk mematikan 'gadget' mereka saat di rumah.

Kajian lembaga ini dilakukan melalui jajak pendapat internet terhadap 2.010 pekerja dan sekitar dua pertiga responden mengaku melanjutkan pekerjaan di luar jam kerja. Orang menambah jam kerja mereka lebih dari dua jam dengan menggunakan telepon pintar setiap harinya.

Kekhawatiran besar

Data kajian menunjukkan bahwa memiliki terlalu banyak pekerjaan dan mengurangi tekanan pada siang hari adalah dua alasan utama untuk beban kerja ekstra. Ketua Chartered Society of Physiotherapy, Dr Helena Johnson, mengatakan temuan ini adalah ''kekhawatiran yang besar''.

''Saat melakukan sedikit pekerjaan tambahan di rumah mungkin terlihat bagus dalam jangka pendek, tetapi jika menjadi kebiasaan rutin maka bisa menyebabkan masalah seperti sakit tulang belakang dan leher, termasuk penyakit terkait dengan tekanan stres. Terutama jika anda menggunakan telepon pintar dan tidak berfikir tentang postur anda,'' tegasnya.

Sekretaris jenderal Kongres Buruh, Brendan Barber, mengatakan: ''Beban kerja berlebihan tidak bagus untuk siapapun. Pekerja yang memiliki beban kerja yang terlalu banyak sepertinya tidak akan berkinerja baik, stres akibat beban kerja yang tidak dapat diatur juga menyebabkan pekerja sakit.''

"Di saat orang memiliki beban kerja terlalu banyak, mereka merasa harus menambah jam kerja setiap malam di rumah, hal yang jelas di luar kendali.''

"Pekerja yang merasa dirinya tidak mampu meninggalkan pekerjaannya di kantor harus berbicara dengan manajernya dan harus belajar mematikan telepon pintar mereka.''

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+