Cara Hilangkan Rasa Cemas Berlebihan

Kompas.com - 22/06/2012, 08:45 WIB
EditorAsep Candra

TANYA :

Dok, saya mau tanya bagaimana cara supaya menghilangkan rasa cemas berlebihan karena belakangan ini saya sering mengalami rasa cemas akan kejadian yang akan datang. Awal pemicu kekhawatiran saya berasal dari terlalu sering menghadapi masalah yang ada di keluarga.  Efek kekhawatiran ini, saya sering merasa sakit kepala, sakit punggung dan takut berlebihan. Untuk itu, saya membutuhkan motivasi dan saran dari dokter untuk bisa menghilangkan rasa cemas yang sering terjadi belakangan ini. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih...

(Euis R, 32, Cianjur)

JAWAB :

Ibu Euis yang baik,

Rasa cemas biasanya dihubungkan dengan perasaan tidak aman atau terancam yang dialami individu. Untuk mengatasi perasaan terancam itu, maka tubuh bereaksi dengan respon sistem saraf otonom yang akhirnya kadang bekerja berlebihan. Itulah mengapa saat cemas datang kita suka merasa berdebar-debar, sulit bernapas, tidak enak perut atau pegal-pegal di otot.

Masalah keluarga adalah hal yang memang sering menjadi pemicu, tetapi cara kita beradaptasi atau menghadapi masalah itu yang sering lebih berperan dalam timbulnya gejala-gejala cemas yang ibu alami. Perempuan memang lebih sering mengalami gejala gangguan kejiwaan terkait rasa cemas dibandingkan laki-laki karena berbagai faktor kerentanan yang dimiliki perempuan baik secara psikologis, sosial maupun biologis seperti hormonal.

Untuk itu, mungkin apa yang bisa dilakukan pertama kali adalah bagaimana mengatasi masalah keluarga yang sering menjadi pemicu. Untuk ibu sendiri bisa belajar relaksasi atau mencoba terapi memperhatikan jalan napas masuk dan keluarnya (teknik ini dikenal dengan Mindfulness Therapy).

Relaksasi dan terapi dilakukan setiap hari untuk mengurangi kecemasan dan membuat kenyamanan buat itu. Biasanya sehari dilakukan dua kali pagi dan malam dengan waktu sekitar 10 menit setiap sesi. Semoga bisa membantu.

Salam Sehat Jiwa


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Health
Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Health
Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Health
6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

Health
4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

Health
7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

Health
5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

Health
Jumlah Kalori dalam Donat

Jumlah Kalori dalam Donat

Health
Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Health
Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Health
Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Health
Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Health
Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Health
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Health
5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X