Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terapi Pijat Lebih Efektif Pascacedera Otot

Kompas.com - 04/07/2012, 08:55 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Pijat merupakan salah satu metode pengobatan untuk menyembuhkan cedera otot. Namun manjur tidaknya terapi ini sangat tergantung dari beberapa faktor, seperti waktu pemberian pengobatan.

Hasil suatu riset terbarunya mengindikasikan, terapi pijat akan lebih efektif membantu memulihkan cedera otot apabila terapi dilakukan sesaat setelah seseorang mengalami cedera.

Untuk membuktikan temuannya tersebut, para ilmuwan di Ohio State University Wexner Medical Center melakukan percobaan menggunakan 24 ekor  kelinci putih. Setiap kelinci mendapat terapi pijat dengan memperhatikan beberapa hal seperti, tekanan pijat, durasi dan waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan penyembuhan pascacedera otot.

Dalam studinya, para peneliti menggunakan alat mekanis yang meniru gerakan olahraga dan perangkat kedua meniru gerakan memijat. Kemudian hewan itu diberikan terapi pijat yang masing-masing terapannya berbeda baik dari frekuensi, tekanan dan durasi untuk mengetahui efeknya pada pemulihan otot.

"Kami menemukan, jika otot yang rusak segera mendapatkan terapi pijat (selama 15 menit), ada kemungkinan cedera akan pulih 20 sampai 40 persen. Namun jika tidak segera dipijat dalam waktu 24 jam, cedera akan berlangsung lama," kata Dr Thomas Best, co-direktur OSU Sport Medicine.

Meski temuan ini cukup menjanjikan, namun para ahli berpendapat, penelitian yang melibatkan hewan biasanya akan gagal bila kemudian diimplementasikan kepada manusia. Meski begitu, peneliti mengungkapkan bahwa temuan mereka memberikan potensi untuk uji klinis di masa depan.

"Kami sangat gembira tentang implikasi klinis dari penelitian ini. Setelah pengujian dilakukan pada manusia, kita bisa menganjurkan terapi pijat untuk membantu cedera otot pada atlet," kata Best.

Temuan ini dipublikasikan pada 26 Juni 2012 dalam British Journal of Sports Medicine.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+