Kompas.com - 28/07/2012, 11:59 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Olahraga sepeda menjadi pilihan populer banyak kalangan di negara maju dan berkembang. Tetapi sebenarnya seberapa bagus olahraga sepeda bagi kesehatan, terutama kalau anda sudah lama tidak berolahraga? Apakah renang atau gimnastik dengan keragaman fasilitasnya menjadi alternatif yang lebih baik?

Kalau menghitung jumlah kalori yang terbakar, olahraga sepeda sebenarnya bukanlah pilihan yang cukup ideal.

"Kalau membandingkan lari dan bersepeda dengan intensitas yang sama-sama tinggi, lari membakar lebih banyak kalori karena Anda harus memindahkan massa tubuh Anda secara terus menerus. Namun ini seperti membandingkan apel dan jeruk," kata Profesor Jamie Timmons dari Universitas Loughborough di Inggris.

Hanya membandingkan jumlah kalori yang dibakar untuk menentukan jenis olahraga yang Anda pilih tetapi mengabaikan konsekuensi olahraga tersebut bagi tubuh secara keseluruhan, tentu bukan pilihan bijak, terutama ketika Anda baru mulai lagi berolahraga.

Beban sendi

Lari mungkin lebih baik untuk terus menerus menggerakkan massa tubuh. Tetapi dengan itu semua sendi di tubuh juga terus menerus akan menerima beban hentakan.

Prof Timmons mengatakan itulah sebabnya bersepeda, sebagai olahraga low impact--hentakan rendah--menjadi pilihan tepat untuk mereka yang baru berolahraga kembali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekitar 70% berat tubuh disalurkan ke sadel dan stang sepeda ketimbang pergelangan kaki. Dan semakin berat tubuh Anda, semakin berat juga sendi Anda menerima hentakan.

"Anda bisa melakukan olahraga sepeda yang intens dan menghindari cedera, karena tubuh Anda tidak menghentak ke bawah," kata Prof Timmons.

Dr Simon Kemp, dari Fakultas Olahraga dan Obat-obatan di Inggris, adalah penggemar sepeda dan mampu melakukan perjalanan panjang hingga 150 kilometer tanpa masalah.

Halaman:

25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X