Kompas.com - 28/07/2012, 12:58 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, siswa yang terbukti terlibat dalam aksi bullying di SMA Don Bosco Jakarta harus mendapatkan sanksi. Hal ini mengingat, aksi kekerasan terhadap siswa baru tidak semestinya terjadi.

"Siswa yang melakukan tindak kekerasan harus mendapat sanksi," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di Koja, Jakarta, Jumat (27/7/2012).

Ia mengatakan, masa orientasi sekolah (MOS) adalah waktu bagi para siswa baru untuk mengenal lingkungan barunya. Untuk itu, dilarang keras menggunakan kekerasan pada saat kegiatan ini berlangsung, baik di sekolah negeri maupun swasta.

"Pada pelaksanaan MOS tidak diperkenankan terjadi tindakan kekerasan, ancaman, penganiayaan, atau pemerasan kepada siswa baru oleh kakak kelas," ujar Foke.

Ia menginstruksikan agar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta (Disdik DKI Jakarta) menginspeksi sekolah yang berada di Pondok Indah tersebut untuk memastikan adanya dugaan tindakan kekerasan atau bullying siswa baru.

"Disdik DKI akan menyelidiki dugaan tindakan kekerasan siswa senior terhadap siswa baru. Nanti baru akan ditentukan tindakan selanjutnya, apakah berupa sanksi berat atau sekadar administrasi," kata Foke.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.