Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/08/2012, 14:16 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Ketika sang buah hati mulai menunjukkan upaya untuk belajar berjalan, Anda sebagai orangtua pasti merasa bahagia namun sekaligus khawatir. Wajar saja Anda merasa demikian,  pasalnya saat buah hati belajar berjalan, saat itu pula risiko kecelakaan akan mereka alami.

Saat belajar berjalan, balita seolah menemukan dunia baru. Balita penuh rasa penasaran mencoba, mendekat, menyentuh sesuatu tanpa memikirkan risiko tiba-tiba terjatuh, kepala terbentur, lecet, berdarah dan lain sebagainya.

Menghadapi situasi ini, tidak ada jalan lain selain pengawasan ekstra ketat dari orangtua. Termasuk mengetahui jenis kecelakaan apa saja yang kerap menimpa balita saat mereka belajar berjalan.Berikut ini lima jenis kecelakaan yang kerap menimpa mereka.  

1. Menggelinding dari tangga

Tangga selalu menarik di mata balita. Bagi balita, area ini adalah inovasi arsitektur yang sangat menarik untuk dicoba. Saat mereka belajar berjalan, godaan pertama di tangga adalah mencoba langkah-langkah mereka sendiri. Lantaran terlalu asyik mencoba tangga, bisa jadi membuat balita tergelincir kemudian berguling-guling di tangga.

2. Kepala terbentur

Kepala balita terbentur menjadi kecelakaan yang tak dapat dihindarkan saat balita mulai belajar berjalan. Dari posisi merangkak kemudian berdiri tegak atau mulai berjalan, kadang kepala balita membentur benda di dekatnya. Mereka belum akurat mengukur tinggi rendah furnitur di sekitarnya. Ada baiknya, orangtua lebih waspada dengan menempatkan furnitur dengan sudut tumpul. Sehingga saat balita terbentur tidak akan membahayakan keselamatannya.

3. Merobohkan perabotan

Saat balita belajar berjalan, mereka memiliki kecenderungan untuk menggoyang-goyangkan benda di sekitarnya. Kalau sekedar mainan tidak akan jadi masalah. Tapi, kalau balita menggoyang televisi, lemari mainan atau perabot lainnya? Goyangan dari balita bisa membuat barang tersebut bergetar dan berpotensi jatuh. Dalam beberapa kasus, hal ini menimbulkan kecelakaan serius bagi balita. Bayangkan bila perangkat televisi Anda menimpa buah hati.

4. Jatuh dari ranjang

Apabila balita Anda termasuk tipe aktif atau sedang gelisah, jangan sekali-kali meninggalkannya sendirian di atas ranjang. Meskipun saat ia tidur. Anak balita yang terlalu bersemangat dan sedang belajar berjalan akan mencoba untuk turun dari tempat tidurnya, walaupun Anda sudah meletakkan bantal-bantal di sekitarnya. Jatuh dari tempat tidur bisa menyebabkan cedera serius seperti kepala bengkak.

5. Melompat dari kursi makan

Saat makan, balita biasanya duduk di kursi khusus makan. Kursi ini tinggi dan jauh dari pijakan balita. Karena memiliki keinginan untuk berjalan serta terbebas dari kursi, secara naluriah balita mencoba turun bahkan melompat dari kursi. Tak pelak lagi, balita akan lecet atau luka-luka karena aksinya.

Jadi, apabila melihat risiko di atas, para orang tua tentu perlu waspada, tetapi juga tidak perlu merasa cemas atau membatasi ruang gerak anak secara berlebihan. Yang penting, pastikan anak dalam jangkauan dan pengawasan yang baik dari Anda. Memberi kesempatan yang luas kepada anak untuk bereksplorasi akan sangat bermanfaat bagi proses tumbuh kembang mereka.  Selamat mengasuh anak!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+