Kompas.com - 24/08/2012, 08:47 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Jika Anda sangat ingin menjadi seorang ayah, maka langkah pertama adalah segera turunkan berat badan. Para ahli kesehatan selama ini fokus pada kesehatan dan berat badan wanita sebagai penentu kehamilan. Studi baru menemukan, pria yang terlu gemuk mempenagruhi kualitas keberhasilan sperma.

Riset ini dilakukan para ahli reproduksi dari Universitas Melbourne. Mereka meneliti soal fertilisasi pada hewan untuk mengetahui efek kegemukan pada ayah terhadap embrio di rahim dan pertumbuhan janin.

Natalie Binder, pimpinan penelitian, menciptakan embrio dari tikus jantan dengan berat badan normal dan berat badan berlebih. Tikus-tikus ini diberi makanan setara dengan menu diet selama 10 minggu. Temuan dari studi ini, tikus yang memiliki berat badan lebih atau obesitas sangat mempengaruhi perkembangan telur, juga berdampak negatif terhadap keberhasilan embrio ke dalam rahim.

"Kami menemukan perkembangan janin yang tertunda dari ayah yang gemuk. Pada hewan, laju implan embrio ke rahim menurun sampai 15 persen," jelas Binder. Selain itu, berat plasenta serta pertumbuhan janin lebih rendah.

Tingkat obesitas pada pria di usia produktif, menurut data WHO, meningkat tiga kali lipat dalam tiga dekade terakhir. Informasi dari penelitian ini sebagai catatan penting khususnya para pria untuk peduli berat badannya. Terutama, jika mereka hendak memulai sebuah keluarga baru.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.