Kompas.com - 02/09/2012, 21:54 WIB
EditorAsep Candra

TANYA :

Dok saya pernah menonton film yang menceritakan tentang penyakit skizofrenia. Kemudian saya juga browsing dan dalam literatur disebutkan bahwa penderitanya seringkali berhalusinasi dan lain-lain.  Yang ingin saya ungkapkan, saya ini orangnya tertutup dan apabila diajak berkomunikasi secara langsung susah fokus.  Tetapi saya merasa pendengaran saya berfungsi dengan baik, dan yang lebih parah saya suka berimajinasi sampai-sampai tidak kenal waktu. Itu saya lakukan sejaki usia 5 tahun (dan itu terjadi karena pengaruh lingkungan dan keluarga). Saya sudah berusaha untuk mengurangi kebiasaan ini tapi selalu gagal. Beberapa tahun sebelum ayah meninggal, dia selalu berhalusinasi.  Dengan mempertimbangkan fakta-fakta itu, apakah saya berpotensi atau sudah terkena penyakit skizofrenia?Terimakasih.

(Liza, 23, Surabaya)


JAWAB :

Liza yang baik,

Halusinasi memang merupakan salah satu tanda gejala yang signifikan untuk gangguan jiwa skizofrenia, tetapi halusinasi bukan hanya selalu disebabkan oleh skizofrenia. Sebelumnya kita perlu tahu dulu apa itu halusinasi. Halusinasi adalah gangguan persepsi yang bisa berupa pendengaran (auditorik), penglihatan (visual) dan perabaan (taktil).

Paling sering yang terjadi pada pasien skizofrenia adalah halusinasi dengar misalnya ada suara orang yang berbincang-bincang di telinganya, atau ada bisikan orang yang menyuruh-nyuruh dirinya. Hal ini sering jika dalam kondisi yang sudah parah tidak disadari oleh si penderitanya. Imajinasi yang masih terkontrol dan dipahami memang sebagai imajinasi oleh individu tersebut tidak bisa dimasukkan ke dalam kondisi gejala gangguan jiwa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika imajinasi itu sudah mampu melewati batas antara nyata dan tidak nyata maka ini yang perlu dicurigai. Ayah Liza berhalusinasi bisa disebabkan banyak hal. Gangguan di otak seperti trauma kepala akibat kecelakaan, tumor di otak, gangguan infeksi di otak atau di tubuh juga bisa mengakibatkan gejala halusinasi. Apalagi jika sebelumnya tidak pernah ada riwayat gangguan jiwa maka kemungkinkan halusinasi ini akibat kondisi medis umum. Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut ke psikiater jika masih mengalami keraguan. Saran saya kuncinya adalah kesadaran diri.

Salam Sehat Jiwa

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Psikopat

Psikopat

Penyakit
7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

Health
Midriasis

Midriasis

Penyakit
13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.