Kompas.com - 13/09/2012, 08:56 WIB
EditorAsep Candra

Terlihat bahwa ada hubungan antara kondisi di masa lampau dengan apa yang terjadi pada pasien saat ini berkaitan dengan kecemasannya berada pada posisi menjadi pusat perhatian.

Bisa disembuhkan

Salah satu cara yang paling dianggap efektif dalam mengatasi kondisi fobia sosial adalah proses pembiasaan atau habituasi. Proses ini melibatkan kemampuan terapis untuk bisa memberikan dukungan kepada pasien untuk mampu melewati tahap demi tahap kecemasan fobianya terkait dengan suatu peristiwa atau kondisi tertentu.

Awalnya pasien akan diajak oleh terapisnya untuk membayangkan kondisi atau hal-hal yang berkaitan dengan fobia sosialnya. Pada pasien yang sudah parah fobianya, keadaan membayangkan kondisi saja bisa sangat begitu menakutkan sehingga membuat gejala-gejala otonom seperti jantung berdebar, sesak napas dan perasaan tidak enak di perut timbul.

Pembiasaan ini akan berlangsung terus menerus tahap demi tahap baik saat bersama terapis ataupun nantinya dengan upaya pasien sendiri. Setelah dengan proses pembayangan itu maka langkah selanjutnya bisa dengan membuat pasien berada dalam kondisi tersebut secara nyata dengan pendampingan. Pendampingan bisa dilakukan oleh teman atau kerabat yang dipercaya oleh pasien atau dengan terapisnya sendiri jika memungkinkan. Hal ini untuk menghadapkan pasien pada kondisi nyatanya. Tentunya perlu tetap waspada akan serangan kecemasan akut yang bisa timbul saat pasien dihadapkan pada kondisi tersebut.

Dalam banyak kepustakaan, obat-obatan bisa membantu pasien untuk mengurangi kecemasannya saat berhadapan dengan kondisi yang menimbulkan fobia sosialnya. Obat antidepresan golongan sertraline telah terbukti secara penelitian mampu membantu orang-orang dengan fobia sosial. Beberapa dokter juga sering meresepkan obat golongan beta bloker untuk mengurangi denyut jantung yang berlebihan saat pasien berada dalam kondisi yang membuatnya cemas.

Penanganan yang tepat sangat diperlukan dalam mengatatasi masalah fobia sosial karena dampaknya yang berkaitan dengan kualitas hidup pasien. Dengan teknik dan dukungan kedua belah pihak maka fobia sosial bisa disembuhkan dan pasien bisa beraktivitas kembali dengan baik.

Salam Sehat Jiwa!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.