Kompas.com - 19/09/2012, 11:59 WIB
EditorAsep Candra

TANYA :

Dok, saya mau tanya bagaimana cara merawat gigi agar tidak cepat berwarna kuning atau abu-abu. Saya sudah pernah melakukan prosedur cuci gigi. Memang hasilnya putih, tetapi kemudian memudar lagi. Apa penyebabnya ya? Apakah ada obat khusus untuk memutihkan gigi? Terimah kasih dok atas jawabannya.

(Ariyanto, 17, Baturaja)

JAWAB :

Ariyanto yang baik,

Pewarnaan pada gigi dibagi menjadi 2 berdasarkan sumber penyebabnya, yaitu pewarnaan ekstrinsik (pewarnaan akibat paparan dari luar permukaan gigi) dan intrinsik (pewarnaan akibat paparan dari dalam gigi). Penyebab pewarnaan ekstrinsik, antara lain:
1.    Plak
2.    Bakteri kromogenik
3.    Kerusakan protein pada permukaan gigi
4.    Obat kumur (klorheksidin)
5.    Minuman (misalnya teh, kopi, dan minuman soda)
6.    Makanan (misalnya buah berry, makanan dengan zat pewarna, makanan yang berminyak)
7.    Antibiotik (misalnya eritromisin dan amoksilin)
8.    Suplemen yang mengandung zat besi

Sedangkan penyebab pewarnaan intrinsik, antara lain:

A.    Jika terjadi sebelum gigi erupsi (gigi muncul ke permukaan gusi), penyebab pewarnaannya yaitu:
1.    Penyakit kelainan darah
2.    Penyakit hati
3.    Kelainan perkembangan email dan dentin
4.    Konsumsi antibiotik tetrasiklin

B.    Jika terjadi setelah gigi erupsi, penyebab pewarnaannya yaitu:
1.    Trauma pada gigi
2.    Gigi berlubang
3.    Bahan tambal gigi
4.    Penuaan
5.    Merokok
6.    Bahan kimia
7.    Konsumsi antibiotik minosiklin
8.    Perubahan fungsional dan parafungsional
9.    Bahan makanan yang penggunaannya dalam jangka waktu yang lama, sehingga dapat menyebabkan pewarnaan intrinsik

Pada kasus anda, termasuk kategori pewarnaan ekstrinsik yaitu pewarnaan akibat paparan dari luar permukaan gigi. Berbagai penyebabnya bisa salah satu atau lebih dari yang telah dijelaskan di atas.

Obat khusus untuk memutihkan gigi tentu saja ada, namun prosedur menggunakan bahan pemutih gigi ini harus dilakukan secara profesional oleh Dokter Gigi, seperti yang anda telah lakukan atau dikenal dengan eksternal bleaching atau in-office bleaching. Bahan yang biasa digunakan adalah hidrogen peroksida 15% - 40%.

Cara lain untuk menjaga warna gigi supaya tetap cemerlang, antara lain :

1.    Meningkatkan kebersihan rongga mulut anda, yaitu:

a.    Menghilangkan plak pada permukaan gigi anda melalui penyikatan gigi yang tepat dan optimal. Teknik menyikat gigi yang paling mudah dilakukan, namun efektif membersihkan plak adalah dengan gerakan memutar membuat lingkaran yang besar pada permukaan gigi (permukaan gigi depan yang menghadap bibir dan permukaan gigi yang menghadap pipi). Sedangkan untuk bagian dalam gigi (bagian permukaan gigi yang menghadap lidah dan langit-langit) disikat dengan gerakan menarik keluar, dan pada bagian atas (oklusal) gigi disikat dengan gerakan maju mundur. Setiap permukaan gigi disikat selama 10 kali putaran atau gerakan. Lakukan penyikatan gigi dengan perlahan dan tekanan yang ringan.
b.    Menggunakan pasta gigi yang low abrasive.
c.    Menggunakan bulu sikat yang lembut.
d.    Rutin melakukan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.

2.    Rajin mengkonsumsi buah-buahan yang berserat dan sayuran hijau, yang berfungsi untuk pembersihan gigi secara alami.

3.    Hindari kebiasaan yang dapat menimbulkan pewarnaan pada gigi, seperti merokok, minum kopi, teh, soda dan minuman berwarna lainnya.

4.    Hindari makanan yang mengandung pewarna dan minyak yang berlebihan.

5.    Tidak menggunakan obat kumur dalam waktu lebih dari 2 minggu berturut-turut.

6.    Penggunaan antibiotik yang berkepanjangan juga harus dihindari.

7.    Konsumsi suplemen yang mengandung zat besi juga tidak boleh secara terus-menerus, anda bisa mengkonsultasikan lebih lanjut kepada Dokter langganan anda mengenai alternatif suplemen lainnya.

Demikian Ariyanto, semoga gigi anda kembali cemerlang.

Salam gigi sehat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.