Kompas.com - 08/10/2012, 14:22 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com- Ribuan kasus kanker baru setiap tahunnya terdiagnosa di Inggris. Menurut para ahli pemicunya adalah penyakit berat badan berlebih alias obesitas.

Obesitas atau terlalu gemuk akan meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, mulai dari payudara, perut, pankreas, rahim, ginjal, esofagus dan kandung kemih. Para ahli dari World Cancer Research Fund juga menyebutkan bahwa kelebihan lemak tubuh merupakan pemicu kanker terbesar setelah rokok.

Diperkirakan, obesitas menyebabkan lebih dari 22.000 kasus kanker secara langsung setiap tahunnya. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya yakni 17.000 kasus.

Tahun lalu, lebih dari 320.400 orang didiagnosa kanker dan sekitar 1 dari 14 kasus disebabkan oleh obesitas. Salah satu jenis kanker yang mendapat perhatian serius adalah kanker pankreas karena sulit ditangani.

Seseorang disebut obesitas jika memiliki indeks massa tubuh di atas 30, sementara itu indeks massa tubuh lebih dari 25 digolongkan sebagai kegemukan.

Sebuah penelitian menunjukkan, lebih dari 134.000 kasus kanker bisa dicegah jika masyarakat mau melakukan sedikit perubahan gaya hidup, misalnya berolahraga dan mengatur pola makan untuk menurunkan berat badan.

Sementara itu menurut para peneliti dari Universitas Oxford, Inggris, merokok adalah penyebab utama kanker. Setiap tahunnya didiagnosa 61.000 kasus kanker karena merokok.

"Semoga hasil penelitian tersebut akan meningkatkan pemahaman bahwa terkena kanker bukan cuma karena takdir dan kita bisa melakukan perubahan sejak sekarang untuk mengurangi risikonya," kata Dr.Rachel Thomson dari World Cancer Research Fund.

Penelitian mengungkapkan, lemak tubuh yang berlebih akan memberi makan kanker dengan cara mengganggu keseimbangan hormon. Lemak yang tersimpan di bagian pinggang merupakan lemak yang berbahaya dan terkait erat dengan kanker usus.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.