Kompas.com - 16/10/2012, 16:45 WIB
EditorAsep Candra

ADELAIDE, KOMPAS.com - Semakin banyak anda menonton televisi, semakin pendek usia hidup anda. Demikian kesimpulan yang dibuat oleh para peneliti di Australia.

Menurut mereka, setiap jam yang dihabiskan untuk menonton televisi bagi anda yang berusia di atas 25 tahun, maka tingkat harapan hidup berkurang sebanyak 22 menit. Dalam rata-rata kehidupan seseorang, 4,8 tahun berkurang karena menonton televisi.

Menurut laporan situs news.com.au hari Selasa (16/10), para peneliti membandingkan mereka yang rata-rata menonton televisi selama enam jam sehari dibandingkan mereka yang tidak menonton sama sekali. Menggunakan data yang digunakan berasal dari Biro Pusat Statistik dan Studi mengenai Gaya Hidup, Kegemukan dan Diabetes Australia, para peneliti ini membuat tabel tingkat harapan hidup berdasarkan kebiasaan menonton televisi warga Australia.

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Universitas Queensland dan diterbitkan di British Journal of Sport Medicine.

"Lamanya menonton televisi bertalian dengan tingkat kematian yang disebabkan oleh faktor-faktor lainnya seperti merokok, kegemukan dan tidak adanya kegiatan fisik," kata penelitian tersebut seperti dilaporkan koresponden Kompas di Australia, L. Sastra Wijaya.

"Penemuan ini menunjukkan bahwa tingkat kematian disebabkan juga karena banyaknya waktu yang dihabiskan warga dewasa Australia menonton televisi setiap harinya."

Penelitian ini juga menyimpulkan di tahun 2008, warga Australia yang berusia 25 tahun ke atas menonton televisi sebanyak 9.8 miliar jam di tahun itu saja. Penelitian baru-baru ini di Amerika Serikat menyimpulkan bahwa rata-rata warga Amerika Serikat menonton televisi 35,5 jam setiap minggunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penelitian menonton televisi ini merupakan penelitian pertama yang menghubungkan dampak menonton dengan tingkat harapan hidup, dan menyerukan adanya usaha bersama guna memperingatkan orang dewasa akan menonton terlalu banyak televisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.