Kompas.com - 29/10/2012, 10:19 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Lemak trans atau lemak tak jenuh dengan asam lemak trans terbukti meningkatkan kadar kolesterol jahat. Kendati begitu lemak ini tidak memiliki efek jangka panjang pada kadar gula darah.

Para peneliti dalam laporannya di The American Journal of Clinical Nutrition, menyebutkan bahwa gula darah dan insulin, hormon yang menjaga kadar gula darah, ternyata tidak terpengaruh oleh banyak sedikitnya lemak trans yang dikonsumsi.

Lemak trans terdapat antara lain dalam margarin serta makanan olahan, seperti biskuit dan kue yang menggunakan minyak terhidrogenasi. Lemak ini buruk bagi kesehatan jantung karena meningkatkan kadar kolesterol jahat.

Kaitan antara lemak trans dengan gula darah belum banyak diketahui. "Meski bukti dari studi kohorot menunjukkan konsumsi lemak trans berkaitan dengan resistensi insulin dan diabetes, tetapi riset secara random dengan kelompok kontrol dan plasebo menunjukkan hasil berbeda," kata ketua peneliti Christos Mantzoros dari Harvard Medical School.

Meski begitu, beberapa ahli nutrisi mengatakan meski lemak trans tidak berpengaruh terhadap gula darah tetapi konsumsinya tetap harus dibatasi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.