Kompas.com - 31/10/2012, 10:13 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SEMARANG, KOMPAS.com — Praktik prostitusi memang tidak melihat tempat. Di mana pun mereka bisa bertransaksi atas bisnis esek-esek tersebut. Seperti halnya praktik prostitusi di Jalan Pandanaran, Kota Semarang. Tidak banyak yang tahu adanya prostitusi terselubung di jalan protokol yang merupakan jantung kota dari ibu kota Jawa Tengah ini.

Praktik prostitusi pinggir jalan ini tidak terlalu mencolok. Para perempuan pekerja seks komersial (PSK) tidak menjajakan dirinya dengan berdiri di pinggir-pinggir jalan dan mengenakan baju seksi seperti halnya prostitusi jalanan di tempat lain.

Para PSK itu tiap malam akan keliling di sepanjang jalan dengan mengendarai sepeda motor. Sejak beberapa tahun terakhir, para PSK dikenal dengan sebutan gadis bermotor. Sesekali mereka tampak bergerombol di sebuah tempat di pinggir jalan.

Lagi-lagi pemandangan itu tidak terlalu mencolok sebab mereka layaknya gadis-gadis pencinta dunia malam yang sedang bercengkerama atau baru saja pulang dari tempat hiburan malam. Tubuhnya pun terbalut baju yang terkadang tidak terlalu seksi sehingga tidak ada yang mengira mereka menjajakan kepuasan nafsu.

PSK yang berusia sekitar 20 hingga 30 tahun ini biasa muncul di Jalan Pandanaran selepas pukul 23.00 WIB. Usia yang masih muda dan bentuk tubuh yang juga cukup enak dipandang membuat mereka memasang tarif lebih mahal dibandingkan dengan prostitusi pinggir jalan lain, seperti di Jalan Imam Bonjol dan Jalan Tanjung. Bahkan, ada juga PSK di tempat ini yang mengaku masih duduk di bangku salah satu SMA swasta di Semarang.

Mereka biasanya membuka harga dari Rp 250.000 hingga Rp 300.000 sudah termasuk biaya kamar. Tawar-menawar antara penjaja seks dan para lelaki hidung belang bisa saja dilakukan, tetapi biasanya hanya turun maksimal Rp 50.000. “Yang kamarnya bagus, ya, mahal. Ada AC, kamar mandi dalam, pokoknya puas,” ungkap salah seorang PSK yang ditemui Kompas.com beberapa waktu lalu.

Para lelaki yang sudah tahu keberadaan mereka biasanya akan melajukan kendaraan secara pelan-pelan di jalan tersebut. Para PSK kemudian menghampiri dan menawarkan diri. Jika tidak, PSK itulah yang akan melajukan kendaraan pelan dan para lelaki akan menghampirinya. “Cewek, Mas?” ucap para PSK ketika menawarkan diri. Bukan hanya sendirian, para PSK terkadang juga berboncengan sehingga memberikan kesempatan lelaki hidung belang untuk memilih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya, prostitusi di kawasan ini juga banyak dikenal di Simpang Lima, Semarang, yang sebelumnya banyak terdapat kedai-kedai kecil atau biasa disebut kedai teh poci di lapangan tersebut, tetapi kemudian digusur. Kedai itu biasa digunakan PSK untuk menunggu lelaki yang minta ditemani. Perempuan-perempuan itu dikenal dengan sebutan ciblek, yang dalam bahasa Semarangan sebenarnya merupakan singkatan dari cilik-cilik betah melek (kecil-kecil suka begadang).

Beralihnya para perempuan itu menggunakan sepeda motor, berdasarkan berbagai sumber, sudah terjadi sejak sekitar 2006. Sejak kedai teh poci tersebut digusur, mereka seperti kehilangan lahan. Namun, mereka tetap kembali ke jalan, dan untuk mengantisipasi seringnya dilakukan razia ketika itu, para PSK kemudian beralih menggunakan sepeda motor.

Dengan mengendarai sepeda motor dianggap lebih mudah lari dari kejaran petugas. Selain itu, mereka juga mengaku lebih percaya diri dengan mengendarai sepeda motor tersebut. “Kan bisa ditawarkan lebih mahal,” ujar seorang PSK dengan yakin.

***

Baca Juga:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.