Kompas.com - 07/11/2012, 16:04 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Diabetes merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling serius di abad ini. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun tak luput dari penyakit diabetes. Bahkan, jumlah kasusnya di Indonesia naik sampai 500 persen dalam tiga tahun terakhir.

Jumlah anak yang menderita diabetes tipe 1 pada tahun 1999 di RS Cipto Mangunkusomo Jakarta hanya 41 pasien. Kemudian pada tahun 2001 hanya ditemukan 64 pasien dari 7 rumah sakit di Indonesia.

Menurut ahli endokrinologi anak, dr. Aman Pulungan Sp.A (K),  sedikitnya data pasien tersebut bukan karena pasiennya tidak ada tetapi karena kita tidak memiliki sistem pendataan.

Menurut pendataan yang dilakukan oleh tim dokter anak endokrinologi sejak tahun 2009, terjadi peningkatan sampai lima kali lipat dari 156 pasien menjadi 816 pasien sampai dengan Oktober 2012.

"Data ini menunjukkan apakah kejadian diabetes tipe 1 mengalami ledakan atau selama ini orang Indonesia tidak tahu tentang penyakit ini," kata Aman yang juga Presiden Asia Pacific Pediatric Endocrine Society dalam acara media edukasi mengenai Diabetes pada Anak yang diadakan oleh PT. Roche di Jakarta, Rabu (7/11/12).

Sementara itu menurut Titi Sari Renowati dari Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, data pasien diabetes tipe 1 yang pernah dirawat inap di tahun 2010 ada 1956 pasien, turun dari tahun 2009 yang mencapai 2880 pasien.

Dijelaskan oleh Aman, diabetes tipe 1 merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan kerusakan pankreas sehingga tidak dapat memproduksi insulin. Karena itu anak harus mendapatkan suntikan insulin seumur hidupnya.

Gejala diabetes tipe 1 tidak begitu jelas dan baru diketahui pada tahap lanjut. Dengan deteksi dini dan pengelolaan penyakit yang tepat, anak dengan diabetes bisa hidup sehat dan normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.