Kompas.com - 18/12/2012, 22:43 WIB
EditorAsep Candra

TANYA :

Dear konselor AIMI, saya mempunya bayi berusia  2 bulan lebih 2 minggu. Saya bekerja dari pagi hari sampai sore hari. Selama saya cuti kemarin, saya memberikan ASI eksklusif pada anak saya dan setelah saya masuk kerja kembali saya menyiapkan 3 s/d 5 botol ASI perah sehari.  Untuk seminggu pertama, pemberian ASIP berjalan lancar, namun untuk ke selanjutnya, saya tak sempat untuk memerah ASI karena pekerjaan yang tertunda sangat banyak ketika saya cuti kemarin. 

Untuk seminggu ini, sebelum saya berangkat, saya selalu menyusui anak saya sampai dia merasa kenyang dan di waktu saya kerja dia minum susu formula.  Saya baru memberi ASI lagi sore saat saya pulang. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara memerah ASI yang benar dan bisa memperoleh ASIP yang banyak agar anak saya bisa kembali mendapat ASI eksklusif? Pasalnya, di tempat kerja saya tidak ada tempat untuk memerah ASI dan menyimpannya. Selain itu, jarak tempuh rumah ke tempat kerja saja cukup jauh. Kalaupun di rumah, pasti sudah kosong karena sudah saya berikan langsung ke anak saya. Mohon solusinya terima kasih.

(Fazza, 28, Bogor)


TANYA :

Hai bunda Fazza,

Wah, sungguh hebat perjuangan bunda yang bekerja full time tetapi tetap bertekad untuk memberikan ASI kepada sang buah hati. Semoga bayinya kelak tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas dan berbakti kepada kedua orangtua-nya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Memang ibu menyusui yang bekerja seringkali menemui kendala kurangnya dukungan dari tempat kerja dalam hal pemberian ASI, terutama yang terkait dengan penyediaan ruangan memerah ASI serta kesempatan/waktu untuk memerah ASI yang sebenarnya hak-hak tersebut sudah dilindungi oleh PP no. 33 tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif.

Mom Fazza bisa loh mengajukan permohonan untuk disediakan ruang memerah, kami di AIMI siap membantu. Sementara ini, kalau memerah di kantor bisa cari ruangan kosong yang bisa dikunci atau gunakan apron menyusui. ASIP bisa dititipkan di kulkas pantry kantor, atau masuk ke dalam coolerbag.

Mengenai produksi ASI yang dirasakan bunda Fazza mulai menurun/berkurang mungkin disebabkan oleh 2 hal ini:

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.