Kompas.com - 15/01/2013, 11:58 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Menyusui atau memberikan ASI kepada bayi sudah banyak diketahui manfaatnya bagi tumbuh kembang bayi. Namun sebuah studi baru mengatakan, menyusui pun bermanfaat bagi kesehatan para ibu. Studi ini menunjukkan bahwa menyusui dapat menurunkan risiko wanita terkena kanker ovarium hingga 91 persen.

Menurut American Cancer Society, kanker ovarium merupakan jenis kanker kesembilan yang paling umum terjadi pada pada wanita di Amerika Serikat. Kanker ovarium juga merupakan penyebab kematian akibat kanker terbanyak kelima bagi perempuan. Sebagian alasan mengapa kanker ini bisa sangat mematikan adalah karena gejalanya jarang dapat dideteksi sejak dini. Hanya sekitar 20 persen dari penderita kanker ovarium yang terdeteksi dini. Selain itu, gejala kanker ini pun sering kali umum terjadi sebagai gejala penyakit lain juga, seperti sakit perut dan sering buang air.

Riset terbaru dilakukan para peneliti di Curtin University, Australia. Studi ini melibatkan 493 pasien yang telah didiagnosis menderita kanker ovarium dan 472 pasien penyakit lain. Rata-rata pasien tersebut berusia 59 tahun. Mereka ditanya tentang berapa banyak anak yang mereka miliki dan berapa lama mereka menyusui masing-masing anaknya.

Studi yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition edisi bulan depan ini menemukan bahwa wanita yang menyusui lebih dari 13 bulan memiliki 63 persen risiko lebih kecil untuk terkena kanker ovarium dibanding wanita yang menyusui kurang dari tujuh bulan. Hasil ini pun berbanding lurus dengan lama menyusui. Dari hasil penelitian terlihat bahwa ibu dengan tiga anak dan menyusui selama lebih dari 31 bulan memiliki 91 persen lebih rendah risiko menderita kanker ovarium dibandingkan wanita yang menyusui untuk di bawah 10 bulan.

Menurut para paneliti, menyusui membantu mencegah kanker ovarium karena dapat menunda ovulasi. Para peneliti percaya semakin sering ovulasi terjadi, maka semakin besar risiko mutasi sel, yang dapat memicu penyakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.