Kompas.com - 22/01/2013, 16:31 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Higiene dan sanitasi merupakan dua faktor utama keamanan pangan yang patut menjadi perhatian. Saat ini, sebagian besar jajanan anak khususnya di sekolah-sekolah dasar belum sepenuhnya memenuhi syarat kedua faktor tersebut, sehingga perlu terus diawasi dan diperbaiki.

Demikian diungkapkan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparingga dalam roadshow Kampanye Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) BPOM bertajuk 'Sehatnya Duniaku - Menuju Generasi Emas yang Sehat dan Berkualitas', Selasa (22/1/2013) di Jakarta.

"Masalah utama bagi jajan anak, terutama anak Sekolah Dasar adalah higiene sanitasi yang belum baik, sehingga harus ada perhatian," ujar Roy.

Dalam roadshow yang kali ini berlangsung di SDN 01 Tebet Timur Jakarta itu, Roy mengatakan masih ada faktor lainnya yang menjadikan jajanan anak menjadi berbahaya untuk dikonsumsi, yaitu bahan kimia berbahaya, seperti pewarna tekstil, pengawet, serta pemanis buatan.

Masalah higiene dan sanitasi, menurut Roy, menjadi paling utama karena efeknya dapat langsung dirasakan setelah mengonsumsi makanan tidak bersih. Efek dari higiene sanitasi adalah jangka pendek, sedangkan, bahan kimia berbahaya berefek jangka panjang.

Sakit akibat makanan, disebut Roy sebagai kejadian luar biasa (KLB) pangan di Indonesia. Sebanyak 35 persennya adalah dari jajanan anak sekolah, dan 80 persen dari angka itu berasal dari jajanan anak Sekolah Dasar.

Hal inilah yang mendasari BPOM perlu untuk mengadakan roadshow tentang pentingnya keamanan pangan. SDN 01 Tebet Timur menjadi tempat pertama dilaksanakannya Road Show 'Sehatnya Duniaku'.

Rencananya selanjutnya, BPOM akan melanjutkan ke 25 Sekolah Dasar masing-masing di dua kota besar yaitu Jakarta dan Bandung.

"BPOM hanya dapat mengadakan penyuluhan tentang keamanan pangan jajanan anak, namun pelaku pengawasannya tentu saja komunitas sekolah, yaitu guru, murid, orang tua murid, pengelola kantin, serta pedagang makanan sekitar sekolah," jelas Roy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Health
Eritema Multiforme

Eritema Multiforme

Penyakit
7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

Health
Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Health
13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.