Kompas.com - 07/02/2013, 09:59 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Pola makan hanya mengonsumsi daging tanpa lemak dan menggantinya dengan lemak sehat seperti pada diet Mediterania dianggap sangat baik untuk penyandang diabetes. Pola makan tersebut dinilai efektif menurunkan kadar gula darah.

Selain diet Mediterania, diet rendah karbohidrat, tinggi protein, serta rendah gula sederhana juga dianggap baik untuk para diabetesi.

"Dari keempat metode diet tersebut semuanya bisa meningkatkan berbagai aspek dalam pengendalian diabetes," kata Dr.Olubukola Ajala, pakar diabetes dari Inggris.

Penyakit diabetes kini dianggap sebagai epidemi global. Orang yang menderita penyakit ini tidak bisa menyimpan gula darah ke dalam sel secara efektif sehingga kadar gula darah mereka melonjak tinggi.

Perubahan gaya hidup seperti penurunan berat badan dan mengurangi asupan kalori telah terbukti mampu mengendalikan kadar gula darah dan mengurangi risiko komplikasi.

Dalam analisa terhadap 20 penelitian selama kurun waktu 10 tahun terakhir, Ajala dan timnya membandingkan manfaat dari 7 diet populer terhadap pengidap diabetes tipe dua.

Diet Mediterania, diet rendah karbohidrat, diet tinggi protein, serta diet rendah indeks glikemik ternyata paling efektif menurunkan kadar gula darah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orang yang melakoni diet Mediterania juga bisa menurunkan berat badannya. Tapi manfaat tersebut tidak ditemukan pada ketiga metode diet lainnya.

Diet Mediterania adalah pola makan yang lebih banyak asupan buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, ikan, serta menggunakan minyak zaitun dan rempah untuk menggantikan garam serta butter. Lemak jenuh dari daging merah dan produk susu sangat dibatasi.

Penelitian lain juga mengaitkan pola makan tersebut dengan penurunan risiko kanker, Alzheimer, parkinson, serta risiko serangan jantung.

Pembatasan kalori yang berkesinambungan adalah elemen penting dalam pola makan diabetesi. Diet Mediterania dianggap lebih mudah diikuti dalam jangka panjang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Psikopat

Psikopat

Penyakit
7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

7 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

Health
Midriasis

Midriasis

Penyakit
13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.