Kompas.com - 18/02/2013, 11:15 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Jagalah kadar kolesterol supaya Anda terhindari dari penyakit jantung. Begitulah kepercayaan yang selama ini kita ketahui. Namun sebuah pendapat baru menyebut hal tersebut hanyalah mitos.

Adalah Dr.Jonny Bowden, pengarang buku The Great Cholesterol Myth, yang menyebutkan bahwa menurunkan kadar kolesterol ternyata tidak bisa mencegah penyakit jantung. Menurutnya, kolesterol bahkan bukan prediktor penyakit jantung yang tepat.

"Separuh orang yang berobat ke rumah sakit karena penyakit jantung ternyata memiliki kadar kolesterol normal, dan separuh orang yang kadar kolesterolnya tinggi memiliki kondisi jantung yang normal," kata Bowden.

Ia menambahkan, selama ini kolesterol menyita perhatian kita, padahal faktor itu tidak terlalu berdampak pada terjadinya penyakit jantung. Ketakutan akan kolesterol mengalihkan perhatian banyak orang terhadap faktor utama yang memicu penyakit jantung, misalnya inflamasi, kerusakan oksidatif, stres, dan gula dalam pola makan.

"Kolesterol hanya berperan kecil dalam terjadinya penyakit jantung tetapi kita mengerahkan segenap usaha untuk menurunkan kadarnya," ujarnya.

Para dokter membagi dua jenis kolesterol, HDL (kolesterol baik) dan LDL (kolesterol jahat). Menurut Bowden sebenarnya ada 5 jenis kolesterol.

"Kelimanya bertindak berbeda dalam tubuh. LDL ada dua jenis, LDL-A dan LDL-B. LDL-A seperti gumpalan kapas besar dan tidak bisa menyebabkan kerusakan. Ia bisa tersangkut di arteri. Sedangkan LDL-B adalah "si jahat". Tetapi kebanyakan orang tak tahu jenis kolesterol apa yang dimilikinya," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan fokus yang sangat besar pada kolesterol, Bowden mengatakan statin, obat penurun kolesterol, adalah masalah tersendiri. Menurutnya telah terjadi peresepan berlebihan meski tidak terlihat manfaatnya.

Penelitian juga menunjukkan penggunaan statin pada kaum wanita bisa mencegah serangan jantung. Bahkan saat ini ada dokter yang mulai meresepkan statin untuk anak-anak.

"Obat itu tidak pernah diuji untuk anak-anak. Dan kolesterol memiliki fungsi yang imperatif bagi tubuh. Statin sendiri punya efek samping dan harus dianggap serius," katanya.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
Meningitis

Meningitis

Penyakit
6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

Health
Acrophobia

Acrophobia

Penyakit
Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Health
Kondrosarkoma

Kondrosarkoma

Penyakit
6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

Health
Rinitis Alergi

Rinitis Alergi

Penyakit
4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

Health
Palpitasi Jantung

Palpitasi Jantung

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.