Kompas.com - 22/02/2013, 17:54 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Hong Lei, China meminta semua pihak menaruh perhatian soal kelanjutan dialog program nuklir Iran. Perhelatan itu rencananya berlangsung di Kazakstan, tulis Xinhua pada Jumat (22/2/2013).

Sebelumnya, China, kata Hong Lei, menyambut baik keinginan negara-negara P5+1 (AS, Inggris, Perancis, Rusia, China, dan Jerman) dan Iran kembali ke meja perundingan. "Pembicaraan tertunda delapan bulan,"kata Hong Lei mengingatkan.

Menurut agenda sebelumnya, dialog itu akan berlangsung pada Selasa (26/2/2013) di Alma-Ata. Kelanjutan dialog itu, imbuh Hong Lei mendapat banyak perhatian dunia internasional. "Kami tetap berpegang pada dialog sebagai jalan satu-satunya untuk membuka isu soal program nuklir Iran dengan solusi damai,"kata Hong Lei.

Hong Lei menambahkan China sudah melakukan banyak upaya dan memainkan peran positif bagi keberlangsungan kembali dialog tersebut. "China akan tetap memainkan peran itu,"tutur Hong Lei.

Dialog terakhir kedua belah pihak terjadi pada Juni 2012. Kala itu, tuan rumah dialog adalah Rusia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.