Kompas.com - 28/02/2013, 09:33 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Perlahan tapi pasti, jumlah wanita berusia muda yang terdiagnosa kanker payudara stadium lanjut terus meningkat sejak tahun 1970. Di Amerika Serikat misalnya, dalam 30 tahun terakhir, jumlah kasus kanker payudara yang sudah menyebar (metastasis) pada wanita berusia di bawah 40 tahun meningkat tiga kali lipat.

"Angka peningkatan itu dapat dilihat dari jumlah 250 kasus per tahun di tahun 1976 menjadi 280 kasus di tahun 2009," kata Dr.Rebecca Johnson, direktur medis program onkologi pada remaja dan dewasa muda di Seattle Children's Hospital, Amerika Serikat.

Meski begitu, Johnson mengatakan peningkatan pastinya relatif kecil. Pada tahun 1976, jumlah kasus kanker payudara pada kelompok usia 25-39 tahun sekitar 1,5 per 100.000 wanita, di tahun 2009 naik menjadi kurang dari 3 orang per 100.000 wanita.

Jumlah kasus memang naik 3 kali lipat, tetapi lajunya meningkat karena populasi dasarnya meningkat pesat dalam 30 tahun terakhir.

Sebaliknya, tren tersebut tidak ditemukan pada kanker yang terdiagnosa lebih awal di kelompok usia muda atau didiagnosa di berbagai stadium pada kelompok wanita tua.

Johnson tidak bisa menjelaskan apa yang memicu peningkatan kasus kanker payudara, tersebut karena fokus penelitian hanya melihat jumlah wanita yang terdiagnosa di stadium lanjut.

"Wanita muda biasanya belum memiliki asuransi kesehatan. Selain itu kanker payudara di usia lebih muda juga cenderung lebih agresif dibanding pada wanita berusia lanjut," katanya.

Para wanita muda juga umumnya tidak percaya mereka bisa terkena kanker. Karena itu mereka jarang segera mencari pertolongan medis meski mungkin sudah mendapati gejala kanker.

Hasil penelitian ini tidak akan mengubah panduan skrining mamogram yang saat ini disarankan dilakukan di usia 40 tahun. Tetapi para wanita muda diminta untuk lebih peduli pada perubahan di payudara.

Dr.Courtney Vito, ahli bedah onkologi, mengatakan jumlah wanita muda yang terkena kanker payudara sebenarnya masih lebih rendah dibanding dengan wanita berusia di atas 40 tahun.  Tetapi pemeriksaan payudara sendiri sebaiknya menjadi hal yang rutin dilakukan.

"Tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan lebih dari satu dokter jika mendapatkan ada benjolan di payudara sehingga bisa diketahui terapi yang paling sesuai," kata Vito.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.