Kompas.com - 04/03/2013, 11:21 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Rinitis alergi merupakan jenis alergi yang memiliki gejala mirip flu, seringkali sangat mengganggu. Bagaimana tidak, bersin-bersin, hidung tersumbat dan gatal yang berulang-ulang saat terkena paparan alergen tentu melelahkan dan menurunkan produktivitas.

Sayangnya, seperti halnya alergi lainnya, rinitis alergi tidak bisa disembuhkan. Untuk rinitis alergi tingkat sedang hingga berat, memang tersedia obat-obatan antihistamin atau obat semprot hidung. Namun, sebenarnya kita bisa mengendalikan laergi ini meski tanpa obat-obatan, yakni dengan cara menghindari pemicu alergi.

Berikut adalah kiat-kiat untuk mencegah terjadinya rinitis alergi, seperti disampikan dr.Selfiyanti Bimantara, Sp.THT, dari Brawijaya Women and Children's Hospital Jakarta.

1. Hindari makanan dan obat-obatan yang dapat menimbulkan alergi. Untuk mengetahui makanan dan obat yang membuat alergi, maka Anda perlu melakukan tes pada tubuh Anda.

2. Jangan biarkan hewan berbulu masuk ke dalam rumah, jika Anda alergi terhadap bulu hewan. Bulu hewan seperti anjing dan kucing dapat menjadi salah satu penyebab alergi.

3. Bersihkan debu yang menempel di perabot rumah dengan alat penyedot dan lap basah minimal 2-3 kali dalam satu minggu. Sebaiknya jangan menggunakan sapu karena dapat menyebarkan debu.

4. Gunakan pembersih udara atau pembersih udara elektris untuk membuang debu rumah, jamur, dan polen dari udara. Cuci dan gantilah filter secara berkala.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Tutup perabotan berbahan kain dengan lapisan yang dapat dicuci sesering mungkin. Perabot berbahan kain akan menyerap debu sehingga memicu alergi, maka tutuplah dengan lapisan, misalnya plastik yang dapat dicuci.

6. Jangan menggunakan bahan atau perabot yang dapat menampung debu di dalam kamar. Jika Anda mengidap rinitis alergi, sebaiknya singkirkan boneka, bunga, dan benda-benda lain yang berpotensi menampung debu, terutama di kamar tidur.

7. Untuk menghindari kontak dengan alergen, gunakan sarung tangan dan masker ketika sedang bersih-bersih dalam maupun di luar rumah

8. Hindari rokok dan penggunakan produk yang beraroma di rumah.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.