Kompas.com - 13/03/2013, 11:06 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Mungkin tidak mengejutkan ketika Anda dapat menyelesaikan tugas lebih mudah ketika ada motivasi ekonomi di balik itu. Ternyata hal ini juga berlaku bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan.

Sebuah studi baru mengindikasikan bahwa program penurunan berat badan akan terasa lebih ringan ketika ada nilai uang disisipkan untuk setiap kilogram pengurangan berat badan. Barangkali itu sebabnya mengapa dalam kontes-kontes penurunan berat badan di televisi sebagian besar pesertanya lebih cepat langsing, terutama jika hadiah yang ditawarkan cukup besar.

Studi yang dilakukan oleh Mayo Clinic mengukur kesuksesan program pengurangan berat badan berbasis insentif. Para peneliti melibatkan peserta yang dibagi dalam empat program penurunan berat badan, yang dua di antaranya menawarkan insentif sedangkan yang lainnya tidak, selama setahun.

Semua peserta diberi target untuk dapat mengurangi sekitar 1,8 kg per bulan. Peraturan untuk program berbasis insentif, bagi peserta yang mampu mencapai target mendapatkan uang sebesar 20 dollar per bulan, dan bagi mereka yang tidak harus membayar sejumlah yang sama.

Hasilnya, peserta yang ada dalam program berbasis insentif sangat lebih mungkin untuk mencapai target bulanan penurunan berat badan, dibandingkan mereka yang ada dalam program non-insentif.

Mereka yang berhasil mendapatkan uang rata-rata berhasil mengurangi berat badan sebanyak 4 kg setahun. Sedangkan peserta yang berada dalam kelompok program non-insentif rata-rata hanya dapat mengurangi sekitar hampir 1 kg. Selain itu, 62 persen peserta program insentif berhasil menyelesaikan program selama setahun, sedangkan hanya 26 persen peserta program non-insentif yang berhasil.

"Pesan yang dapat diambil adalah program penurunan berat badan yang berkelanjutan dapat dicapai dengan motivasi insentif. Insentif dapat meningkatkan hasil serta kepatuhan peserta," ujar ketua studi Steven Driver.

Cara ini mungkin dapat dilakukan manajemen perusahaan yang ingin membuat karyawannya berbaban ideal. Menurut praktisi ahli kedokteran pencegahan dari Mayo Clinic menyatakan cara-cara pelangsingan yang konvensional belum tentu efektif untuk banyak orang, sehingga dibutuhkan cara kreatif untuk menurunkan dan menjaga berat badan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.