Kompas.com - 18/03/2013, 19:31 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Selain mengandung banyak manfaat untuk kesehatan, kandungan protein dan serat dalam kedelai ternyata bisa membantu Anda menurunkan berat badan.

"Saat menjalankan diet, Anda tetap harus memerhatikan nutrisi yang masuk. Diet yang tidak seimbang akan menyebabkan peningkatan risiko diabetes. Sebaiknya perhatikan pola makan Anda, jaga agar tetap mengandung serat tinggi, rendah kalori, rendah lemak jahat, dan glikemik indeks (tingkatan pangan menurut efeknya terhadap kadar gula darah) yang rendah," jelas dr Abdullah Firmansyah, SpGK, spesialis gizi klinik, saat peluncuran website Soylution.co.id di Hotel Le Meridien, Jakarta Selatan, Senin (18/3/2013).

Menurut penelitian yang dimuat dalam The Journal of Nutrition, kandungan isolat protein di dalam kedelai mampu menurunkan kadar trigliserida (lemak dalam darah) serta meningkatkan konsentrasi hormon adiponektin (hormon yang berperan mempengaruhi sejumlah proses metabolisme di dalam tubuh, termasuk metabolisme asam lemak).

Kadar hormon adiponektin yang tinggi dapat mempercepat proses pemecahan asam lemak sehingga menurunkan kadar lemak di dalam tubuh. Selama proses hidrolisis protein menjadi peptida ini, laju pengosongan lambung diperlambat sehingga perut terasa kenyang lebih lama.

Kedelai juga termasuk bahan pangan yang tinggi kandungan seratnya. Serat, seperti Anda ketahui, membantu memperlancar pencernaan sekaligus membuat perut kenyang lebih lama.

"Dalam satu hari konsumsi serat yang dianjurkan WHO adalah 150-300 gr. Namun menurut data dari Badan Ketahanan Pangan Pusat tahun 2009, masyarakat Indonesia baru menyantap serat sebanyak 30 gram per hari," jelasnya kepada Kompas Female. Artinya, masih jauh di bawah asupan yang direkomendasikan.

Agar tak bosan menyantap kedelai, Anda bisa mengolahnya sebagai lauk atau camilan. Jika digunakan sebagai lauk, kedelai bisa diolah sebagai tempe dan tahu goreng. Kedelai juga bisa dicampurkan ke dalam salad, misalnya dengan menaburkan kedelai, edamame, dan lain-lain, ke atas sayur.

Sebaiknya, campur atau kombinasikan makanan berbahan baku kedelai dengan makanan berserat lainnya seperti sayur dan buah. Pencampuran kedelai dan sayur atau buah-buahan akan menambah nilai serat dalam makanan Anda.

"Tidak harus dicampur jadi satu, tapi juga bisa jadi makanan pendamping yang dimakan sebelum makan sayur atau buah. Misalnya, setelah Anda makan tempe goreng, kemudian dilanjutkan dengan makan buah atau salad sayur," sarannya.

Dengan banyak mengonsumsi serat, Anda tidak mudah lapar sehingga menunda keinginan untuk makan makanan lain atau makan berlebihan. Hasilnya, berat badan pun perlahan akan menurun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.