Kompas.com - 19/03/2013, 07:31 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Pepatah yang berbunyi "sedia payung sebelum hujan" menjadi ungkapan yang paling pas dalam hal kesehatan gigi. Pemeriksaan gigi secara rutin, meski gigi dalam kondisi baik, akan mendeteksi gangguan di gigi dan mulut lebih dini. Hal itu akan menghemat biaya.

Penyakit gigi dan gusi merupakan penyakit yang mudah dicegah dengan rutin memeriksakan gigi ke dokter setiap 6 bulan sekali. "Jika dalam dua kunjungan gigi dan mulut dalam kondisi baik bisa dijadwalkan kontrol setahun sekali," kata drg.Zaura Rini, Ketua Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pusat di Jakarta (18/3/13).

Selain pemeriksaan gigi, menyikat gigi secara teratur pada waktu yang tepat, yakni pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur sangat penting.

"Sikat gigi dua kali sehari pada waktu yang tepat akan menurunkan risiko gigi berlubang sampai 50 persen. Hal tersebut seharusnya sudah menjadi kebiasaan baik yang terbentuk sejak dini sampai akhir hayat," papar drg.Ratu Mirah Afifah, Profesional Relationship Manager-Oral Care PT.Unilever Indonesia dalam kesempatan yang sama.

Kebiasaan baik dalam menjaga kesehatan gigi akan terasa manfaatnya tidak hanya bagi kesehatan gigi tapi juga tubuh secara keseluruhan.

"Gigi selama ini hanya dilihat dari giginya saja. Padahal kaitannya luar biasa ke organ-organ tubuh lain. Kesehatan gigi dan mulut merupakan investasi masa depan," kata Zaura Rini.

Hal tersebut selaras dengan tema yang diusung Hari Kesehatan Gigi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 20 Maret. Tahun ini peringatan tersebut bertema "Healthy Teeth for Healthy Life".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa penyakit pada organ tubuh yang jauh dari mulut, seperti jantung, otak, atau kaki, ternyata juga banyak yang dipicu oleh gangguan pada gigi dan mulut.

"Sekitar 60 persen pasien biduran yang saya temui ternyata disebabkan oleh karies gigi yang tidak tertangani dengan baik," kata dr.T.Bahdar Johan, Sp.PD.

Menurut Zaura Rini, momentum Hari Kesehatan Gigi Sedunia dijadikan PDGI untuk mengingatkan pentingnya pencegahan masalah gigi lebih awal dan membiasakan pola hidup sehat sejak dini.

"Memelihara gigi tetap sehat bukan hanya menekan biaya pengobatan tapi juga menghindari masalah gigi dan mulut, bahkan penyakit di organ tubuh lain yang lebih luas," pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Health
Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Health
Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Health
Nyeri Payudara

Nyeri Payudara

Penyakit
6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

Health
Insomnia

Insomnia

Penyakit
10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

Health
Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.